SUKABUMISATU.com – Cuaca ekstrem kembali memicu musibah di wilayah Kabupaten Sukabumi. Seorang warga dilaporkan tak sadarkan diri setelah tersambar petir dalam peristiwa yang terjadi di Kampung Pasir Angin, Desa Ciambar, Kecamatan Ciambar, Rabu (06/05/2026) sore.
Berdasarkan data yang dihimpun dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.20 WIB saat wilayah tersebut diguyur hujan deras yang disertai sambaran petir yang kuat.
P2BK Ciambar, Dedi Supianto, mengungkapkan bahwa sambaran petir tidak hanya berdampak pada bangunan, tetapi juga memakan korban luka.
”Satu unit rumah mengalami kerusakan di bagian atap setelah tiang antena TV tersambar petir. Korban atas nama Bapak Rahmat saat ini mengalami tidak sadarkan diri dan sudah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan tim medis,” ujar Dedi dalam laporan resminya.
Kerusakan Bangunan dan Instalasi Listrik
Selain menyebabkan satu orang korban luka berat, satu unit rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan kategori Rusak Ringan (RR). Bagian atap rumah hancur akibat hantaman energi listrik dari petir yang merambat melalui tiang antena.
Pihak terkait juga mencatat adanya kerusakan pada instalasi kabel listrik di lokasi kejadian yang memerlukan penanganan segera dari pihak PLN guna menghindari korsleting atau bahaya lanjutan bagi warga sekitar.
Upaya Penanganan
Menanggapi kejadian tersebut, tim gabungan yang terdiri dari P2BK Ciambar & BPBD Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Desa Ciambar & Kecamatan, Bhabinkamtibmas & Babinsa, Satpol PP, Tagana & Pramuka Peduli telah diterjunkan ke lokasi untuk melakukan assessment dan koordinasi lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi cuaca di wilayah Ciambar terpantau masih mendung. Petugas mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan deras disertai petir.
”Kami merekomendasikan adanya pembuatan Berita Acara Laporan Kejadian untuk permohonan bantuan bagi korban, serta meminta warga tetap waspada menghadapi cuaca ekstrem ini,” pungkas Dedi.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra










