SUKABUMISATU.COM, PARUNGKUDA – Cuaca ekstrem kembali memicu bencana di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah Tembok Penahan Tanah (TPT) di lingkungan SDN 1 Parungkuda ambruk akibat tergerus longsor setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Rabu (06/05/2026) sore.
Peristiwa ini terjadi di Kampung Gang Metro, RT 01/03, Desa Parungkuda, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 16.00 WIB.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parungkuda, Muhamad Ramdhan, melaporkan bahwa longsor dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi sejak siang hari.
”Betul, kejadiannya tadi sore saat hujan deras. TPT SDN 1 Parungkuda ambruk dengan dimensi tinggi sekitar 4 meter dan lebar 15 meter,” ujar Ramdhan dalam keterangannya kepada SukabumiSatu.com.
Respon Cepat Petugas Gabungan
Pasca kejadian, petugas gabungan yang terdiri dari P2BK, Tagana, Pemerintah Desa Parungkuda, TNI, Polri, Satpol PP, TKSK, hingga personel Damkar Pos Parungkuda langsung terjun ke lokasi untuk melakukan pengecekan (assessment).
Hingga berita ini diturunkan, warga bersama para relawan masih bergotong royong membersihkan material longsor agar tidak menghambat akses di sekitar lokasi.
”Saat ini kondisi material longsor sedang dilakukan pembersihan oleh unsur terkait dibantu warga sekitar,” tambah Ramdhan.
Kebutuhan Mendesak dan Kerugian
Beruntung, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, pihak sekolah dan warga setempat membutuhkan bantuan darurat berupa:
- Terpal (untuk menutupi area longsor guna mencegah longsor susulan).
- Material bangunan (untuk perbaikan kembali benteng yang ambruk).
Mengenai total kerugian materil, pihak BPBD dan pemerintah desa masih melakukan pengkajian lebih lanjut. Masyarakat pun diimbau untuk tetap waspada, mengingat curah hujan di wilayah Sukabumi masih tergolong tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra










