Senin,20 April 2026
Pukul: 10:52 WIB

Akses Bojongjengkol-Miramontana Terputus, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui Pengendara

Akses Bojongjengkol-Miramontana Terputus, Ini Jalur Alternatif yang Bisa Dilalui Pengendara

Senin, 20 April 2026
/ Pukul: 10:52 WIB
Senin, 20 April 2026
Pukul 10:52 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com, Jampangtengah – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi mengakibatkan Jembatan Linggamanik di ruas jalan kabupaten Bojongjengkol – Miramontana, Kecamatan Jampangtengah, putus total pada Minggu malam (19/4/2026).

​Peristiwa yang terjadi sekira pukul 22.45 WIB ini menyebabkan akses transportasi utama di wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan roda empat maupun roda dua.

Kronologi Kejadian

​Berdasarkan laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Jampangtengah, Dadi Supardi, banjir dipicu oleh intensitas hujan yang sangat tinggi. Luapan air sungai menghantam konstruksi jembatan yang memiliki bentangan panjang 14 meter dan lebar 5,5 meter tersebut hingga terputus.

Baca Juga  Jembatan Miramontana Ambruk Total Diterjang Luapan Cikurutug, Akses Warga Nangerang Jampangtengah Terputus!

​”Hujan lebat mengakibatkan banjir dan berdampak langsung pada putusnya Jembatan Linggamanik. Saat ini kondisi jembatan sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan,” ujar Dadi dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/4/2026).

Pengalihan Arus Lalu Lintas

​Akibat putusnya akses vital ini, warga dan pengguna jalan terpaksa harus menggunakan jalur alternatif yang cukup jauh:

Kendaraan Roda Dua: Diarahkan memutar melalui jalur Cisurat dengan tambahan jarak tempuh sekitar 2 kilometer.

Kendaraan Roda Empat: Harus memutar jauh melalui jalur Bojonglopang.

Pejalan Kaki: Warga secara swadaya menggunakan jembatan bambu darurat yang berada di sebelah hilir jembatan yang terdampak.

Baca Juga  Maut Mengintai di Leuwi Pariuk: Fondasi Tergerus, Warga Sekarwangi-Tenjo Jaya 'Bertaruh Nyawa' Setiap Hari

Penanganan di Lapangan

​Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Hingga Senin pagi, cuaca di lokasi terpantau cerah berawan, namun material jembatan yang ambruk belum mendapatkan penanganan teknis lebih lanjut.

​Pihak P2BK Jampangtengah bersama unsur Tagana, Polsek, Koramil, dan Pemerintah Desa setempat telah berada di lokasi untuk melakukan asesmen dan memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

​”Kami terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk langkah penanganan selanjutnya. Warga diminta tetap berhati-hati, terutama saat melintasi jalur alternatif,” pungkas Dadi.

Baca Juga  Jembatan Pamuruyan Cibadak Ambrol, Begini Penjelasan Pelaksana Proyek

Reporter: Najli Fikri

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist