SUKABUMISATU.com – Suasana Rabu malam yang semestinya hangat usai waktu berbuka puasa berubah mencekam di depan SMPN 1 Surade, Rabu (4/3/2026). Dua remaja yang melaju dari arah berlawanan terlibat kecelakaan adu banteng hingga terkapar di tengah jalan.
Peristiwa itu terjadi tak lama setelah warga selesai berbuka. Jalan yang biasanya ramai oleh aktivitas masyarakat mendadak dipenuhi teriakan panik.
Informasi yang dihimpun, kecelakaan melibatkan sepeda motor Suzuki RC100 yang melaju dari arah Jampang Kulon menuju Surade dan Honda Vario dari arah Surade menuju Jampang Kulon. Keduanya bertabrakan keras tepat di depan sekolah tersebut.
Belum diketahui pasti identitas kedua remaja itu karena saat kejadian keduanya tidak membawa identitas diri.
Pengendara Suzuki RC100 mengalami luka cukup serius di bagian pelipis mata hingga tak sadarkan diri, meski diketahui mengenakan helm. Sementara pengendara Honda Vario hanya mengalami luka lecet di bagian kaki.
Salah seorang saksi mata, Iyang Rahayu, menuturkan dirinya tiba di lokasi saat kedua korban sudah terjatuh di badan jalan.
“Saya datang pas kedua pengemudi sudah berjatuhan di jalan. Lalu saya berinisiatif membawa korban ke tepian dan yang lain memanggil ambulans,” ungkap Iyang dilokasi kejadian. Rabu, (04/03/2026)
Warga sekitar dengan sigap memberikan pertolongan pertama sembari menunggu bantuan medis datang. Beberapa pengendara lain tampak berhenti untuk membantu mengamankan arus lalu lintas agar tidak terjadi kecelakaan susulan.
Kedua korban kemudian dilarikan ke RSUD Jampang Kulon untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait kronologi detail maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut. Aparat diharapkan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para pengguna jalan, khususnya kalangan remaja, untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan, terlebih di waktu-waktu rawan seperti selepas berbuka puasa saat konsentrasi dan kondisi fisik belum sepenuhnya stabil.
Reporter: Maulana Yusuf
Editor: Demi Pratama Adiputra












