SUKABUMISATU.com – Infrastruktur publik di wilayah Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, kini semakin lengkap seiring tuntasnya pembangunan Gedung Serbaguna dan Masjid Al-Insyirah. Kehadiran dua fasilitas ini diproyeksikan sebagai penunjang utama rencana pengembangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) atau Alun-alun Sagaranten di masa mendatang.
Kepala Desa Sagaranten, Santi Sulastri, menjelaskan bahwa gedung serbaguna tersebut dibangun menggunakan anggaran desa selama dua tahun, yakni periode 2024 hingga 2025. Fasilitas ini dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari pusat olahraga hingga kegiatan kesenian.
”Gedung dan masjid ini adalah fasilitas umum untuk keperluan masyarakat, baik itu olahraga, kesenian, maupun kegiatan kemasyarakatan lainnya,” ujar Santi. Kamis, (05/02/26) saat di wawancara Sukabumisatu.com.
Berbeda dengan gedung serbaguna, pembangunan Masjid Al-Insyirah bersumber dari bantuan yayasan serta dana pribadi dengan masa pengerjaan yang relatif singkat, yakni sekitar empat bulan. Masjid ini diharapkan menjadi fasilitas religius yang terintegrasi dengan kawasan alun-alun desa.
Tantangan Anggaran Daerah
Meski pembangunan di tingkat desa terus berjalan, tantangan besar membayangi sektor anggaran kabupaten pada tahun 2026. Dalam tinjauannya ke Sagaranten, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi Budi Azhar Mutawali dalam pidatonya mengungkapkan adanya potensi penurunan dana transfer dari pusat yang berdampak pada postur APBD.
”Tantangan kita di 2026 muncul dari sisi penganggaran. APBD yang awalnya Rp4,8 triliun pada 2025, diprediksi berkurang karena dana transfer pusat berkurang hampir Rp700 miliar lebih,” ungkap Budi. Walau terjadi kontraksi anggaran menjadi sekitar Rp4,1 triliun, pihak legislatif tetap mendorong agar pembangunan fasilitas yang menyentuh kepentingan masyarakat luas tetap diprioritaskan.
Dorongan Pemeliharaan Fasilitas
Senada dengan hal tersebut, Bupati Sukabumi Asep Japar menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga aset yang telah dibangun. Ia berharap semangat gotong royong yang telah ditunjukkan warga dalam membantu penyelesaian fasilitas ini terus berlanjut pada tahap pemeliharaan.
”Setelah ini, saya berharap masyarakat dapat menjaga, merawat, dan memakmurkan fasilitas yang ada agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama,” pungkas Bupati.
Reporter: Aris








