Senin,25 Mei 2026
Pukul: 21:04 WIB

Warga Warungkiara Geger, Pria Asal Garut Ditemukan Meninggal Dunia di Area Sekolah Dasar

Warga Warungkiara Geger, Pria Asal Garut Ditemukan Meninggal Dunia di Area Sekolah Dasar

Minggu, 1 Februari 2026
/ Pukul: 19:50 WIB
Minggu, 1 Februari 2026
Pukul 19:50 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Suasana yang biasanya tenang di lingkungan SD Negeri Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi mencekam. Seorang pria asal Kabupaten Garut ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di area sekolah tersebut, Minggu (1/2/2026) siang.

Peristiwa ini pertama kali diketahui setelah seorang pengendara yang melintas mencurigai keberadaan seseorang di lingkungan sekolah dan melaporkannya kepada warga sekitar. Warga kemudian mendatangi lokasi dan mendapati seorang pria telah dalam kondisi tidak bernyawa.

Korban diketahui berinisial D (48), warga Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Jenazah ditemukan tergantung menggunakan kain di salah satu bagian bangunan sekolah yang saat itu tengah sepi aktivitas.

Kabar penemuan tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang perhatian warga. Sejumlah warga tampak berkumpul di sekitar lokasi dengan raut wajah prihatin. Sebagian memilih diam, sebagian lainnya memanjatkan doa. Kejadian ini menyisakan duka mendalam, terlebih lokasi kejadian berada di lingkungan pendidikan yang identik dengan keceriaan anak-anak.

Baca Juga  Geger! Warga Warungkiara Ditemukan Tewas Tergantung di Ciracap Sukabumi

Setibanya di tempat kejadian perkara, aparat kepolisian mendapati korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Kapolsek Warungkiara, AKP H. Retno Panji Setiaji, membenarkan adanya penemuan mayat tersebut dan menegaskan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Begitu mendapat informasi dari warga, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan area,” ujar Retno.

Menurutnya, jenazah korban telah dievakuasi ke Puskesmas Warungkiara untuk menjalani pemeriksaan medis awal. Sementara itu, tim identifikasi kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan petunjuk yang diperlukan dalam proses penyelidikan.

Baca Juga  Pria di Surade Ditemukan Tewas Gantung Diri di Kebun Cengkih, Diduga Depresi Akibat Tekanan Ekonomi

“Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dan pendalaman di lapangan untuk memastikan penyebab kematian korban,” katanya.

Lebih lanjut, Retno memastikan bahwa penanganan kasus ini kini dilimpahkan kepada Satreskrim Polres Sukabumi untuk proses penyelidikan lanjutan secara menyeluruh. Hingga saat ini, polisi belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian korban dan masih membuka seluruh kemungkinan berdasarkan fakta di lapangan.

Di sisi lain, kepolisian juga menelusuri latar belakang korban serta alasan keberadaannya di wilayah Warungkiara. Warga sekitar mengaku tidak mengenal korban secara langsung dan jarang melihat korban berada di lingkungan tersebut sebelumnya, sehingga hal itu menjadi salah satu fokus pendalaman aparat.

Baca Juga  Tulisan Terakhir Siswi MTs Cikembar Buka Tabir Dugaan Bullying di Sekolah

Peristiwa ini menyentuh sisi kemanusiaan banyak pihak. Di balik kejadian tragis tersebut, ada keluarga yang kehilangan, ada duka yang mendalam, dan ada harapan agar korban mendapatkan ketenangan.

Pihak sekolah memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan dengan pengawasan, sembari menjaga kondisi psikologis para siswa agar tidak larut dalam ketakutan. Guru-guru turut memberikan pendampingan dan menanamkan nilai empati kepada anak-anak atas musibah yang terjadi.

Kapolsek Warungkiara kembali mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi terkait peristiwa tersebut.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada kepolisian agar fakta kejadian bisa terungkap dengan jelas,” tegasnya.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist

Contact Person:
+62856-9788-7574 (HP/WA)