SUKABUMISATU.com – Keluhan masyarakat terkait rusaknya Jalan Nasional ruas Bagbagan – Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, akhirnya mendapat respons cepat. Setelah sempat viral karena kondisinya yang hancur dan memicu kecelakaan, proses perbaikan kini mulai dikebut sejak Jumat (30/01/2026).
Kondisi jalan tersebut sebelumnya memang menjadi sorotan tajam di media sosial. Kerusakan yang merata di beberapa titik dinilai sangat membahayakan, terutama bagi pengendara roda dua yang kerap tergelincir saat melintas.
Kejar Target Jelang Musim Mudik
Dinas Pekerjaan Umum (PU) melalui unit pelaksana teknisnya bergerak melakukan penanganan darurat hingga permanen. Selain faktor keselamatan, perbaikan ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas menjelang musim mudik Lebaran mendatang.
Pengawas Lapangan, Adri, menyebutkan bahwa pengerjaan di lapangan sebenarnya sudah dicicil sejak awal Januari 2026. Fokus penanganan meliputi titik-titik krusial yang mengalami kerusakan berat.
”Perbaikan sudah berjalan sejak awal Januari. Target utama kita adalah meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan, mengingat jalur ini merupakan akses utama,” ujar Adri saat ditemui di lokasi proyek.
Ia menambahkan, cakupan pemeliharaan dan perbaikan ini meliputi jalur dari Cibareno, Bagbagan, hingga mengarah ke Jampang Surade.
Respons Positif Warga
Langkah cepat pemerintah ini pun disambut baik oleh warga setempat. Asep Mubarak (50) salah seorang pengguna jalan yang sering melintas mengaku lega karena kekhawatirannya akan kecelakaan mulai berkurang.
”Kami sangat berterima kasih jalan ini segera diperbaiki. Harapannya tidak hanya di sini saja, tapi seluruh jalur menuju Palabuhanratu bisa mulus. Jangan sampai nunggu viral dulu baru dibetulkan,” cetus Asep. Sabtu, (31/01/26).
Pantauan di lapangan, sejumlah alat berat dan petugas mulai melakukan pengaspalan ulang di titik-titik lubang yang sebelumnya menganga. Para pengendara pun diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati selama proses pengerjaan berlangsung.
Kontributor: Redi Santosa
Editor: Chuba Yusuf












