Selasa,21 April 2026
Pukul: 23:43 WIB

Angin Kencang Rusak Rumah Warga Curugkembar, Keluarga Anyun Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem

Angin Kencang Rusak Rumah Warga Curugkembar, Keluarga Anyun Bertahan di Tengah Cuaca Ekstrem

Sabtu, 24 Januari 2026
/ Pukul: 10:53 WIB
Sabtu, 24 Januari 2026
Pukul 10:53 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Hembusan angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu pagi (24/01/2026) membawa dampak nyata bagi warga. Sebuah pohon pete berukuran besar tumbang dan menimpa rumah warga di Kampung Tegaljaya RT 02 RW 01, Desa Cimenteng, menyebabkan kerusakan pada bagian atap rumah.

Rumah tersebut dihuni oleh Bp. Anyun, yang tinggal bersama satu anggota keluarganya. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, peristiwa ini membuat keluarga tersebut harus bertahan dengan kondisi rumah yang rusak dan belum dapat ditempati secara normal.

Baca Juga  Pintu Tol Parungkuda Dilanda Cuaca Ekstrem, Pengendara Dihimbau Hati-hati

“Kejadiannya berlangsung cepat, angin tiba-tiba bertiup sangat kencang hingga pohon pete yang berada di dekat rumah warga tumbang dan menimpa atap,” ujar Suryana, P2BK Curugkembar, saat ditemui di lokasi kejadian.

Setelah kejadian, P2BK Curugkembar bersama perangkat Desa Cimenteng, unsur kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, serta warga setempat langsung bergerak melakukan assesment, penanganan awal, dan pembersihan material pohon secara gotong royong.

Suryana menambahkan, hingga saat ini warga terdampak masih membutuhkan bantuan darurat berupa bahan bangunan rumah agar proses perbaikan dapat segera dilakukan dan aktivitas keluarga kembali normal.

Baca Juga  Tanah Longsor Terjang Sukasirna, Empat Keluarga Terancam

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, wilayah Curugkembar, Sagaranten, dan sekitarnya saat ini masih berpotensi mengalami angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari.

Warga diminta untuk mengamankan lingkungan sekitar rumah, memangkas pohon yang rawan tumbang, serta menghindari berteduh di bawah pepohonan besar saat cuaca ekstrem. Apabila ditemukan kondisi berbahaya, masyarakat diharapkan segera melapor kepada aparat desa atau petugas kebencanaan setempat.

Data kejadian ini merupakan laporan awal dan akan diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.

Reporter: Aris

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist