Sabtu,18 April 2026
Pukul: 20:43 WIB

Dorong Gizi Seimbang, DKP Sukabumi Intensifkan Edukasi Pola Makan B2SA

Dorong Gizi Seimbang, DKP Sukabumi Intensifkan Edukasi Pola Makan B2SA

Senin, 10 November 2025
/ Pukul: 20:19 WIB
Senin, 10 November 2025
Pukul 20:19 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.comDinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi terus menggencarkan sosialisasi pola makan Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) kepada masyarakat melalui berbagai kanal, termasuk media sosial resmi. Kegiatan ini digelar untuk meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya gizi seimbang dalam kehidupan sehari-hari. (Senin, 10/11/2025).

Kepala DKP Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom, menegaskan bahwa B2SA bukan sekadar slogan, melainkan panduan praktis dalam menyusun menu harian agar masyarakat memperoleh gizi seimbang untuk hidup sehat, aktif, dan produktif.

“Prinsip B2SA sejalan dengan konsep Isi Piringku, di mana sepertiga piring diisi makanan pokok sebagai sumber karbohidrat, sepertiga sayur-sayuran, serta sisanya lauk pauk dan buah-buahan sebagai sumber protein, vitamin, dan mineral.”

Baca Juga  Dinas Ketahanan Pangan Sukabumi Tegaskan Dukungan Penuh untuk Perencanaan Teknis Irigasi Cikarang Nguluwung

“Selain beragam dan bergizi, keamanan pangan juga menjadi perhatian. Makanan harus bebas dari cemaran fisik, kimia, maupun biologis,” ujar dr. Gatot.

Ia menekankan pentingnya memastikan bahan makanan bebas dari kotoran, residu pestisida, pewarna tekstil, serta bakteri atau jamur. Dengan penerapan pola makan B2SA, DKP berharap masyarakat dapat meningkatkan kualitas hidup, daya tahan tubuh, dan produktivitas, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, dr. Gatot menambahkan bahwa penerapan pola makan B2SA merupakan strategi pemerintah daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga. Menurutnya, makanan sehat tidak harus mahal. Yang terpenting adalah keberagaman sumber pangan, kandungan gizi yang cukup, dan keamanan dalam konsumsi.

Baca Juga  Peringati Hari Pangan Sedunia ke-45, DKP Sukabumi Gelar Gerakan Pangan Murah dan Edukasi Gizi Seimbang

DKP juga menggandeng sejumlah pihak seperti PKK, penyuluh pangan, dan perangkat desa untuk memperluas jangkauan edukasi hingga ke tingkat rumah tangga. Dalam beberapa kegiatan, peserta bahkan mendapatkan pelatihan pengolahan pangan lokal, seperti pembuatan kudapan berbahan ubi, pisang, dan singkong sebagai alternatif karbohidrat nonberas.

Program B2SA diharapkan mampu mendorong masyarakat lebih mandiri dalam penyediaan pangan serta tidak bergantung pada satu jenis sumber makanan saja. DKP juga mengimbau agar masyarakat selalu memperhatikan aspek kebersihan bahan pangan dan proses pengolahannya demi menjamin keamanan konsumsi. (Adv)

Related Posts

Add New Playlist