SUKABUMISATU.com – Pancasila merupakan landasan filosofis yang menjadi sumber nilai, arah, dan tujuan pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia. Sebagai ideologi bangsa, Pancasila menempatkan ilmu pengetahuan bukan sekadar alat untuk mencapai kemajuan material, tetapi juga sebagai sarana membangun peradaban yang berkeadilan, beretika, dan berkepribadian Indonesia.
Di tengah pesatnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi, nilai-nilai Pancasila berperan penting agar pengembangan ilmu tetap berakar pada moralitas, kemanusiaan, dan kesejahteraan bersama. Ilmu pengetahuan yang berpijak pada Pancasila akan menyeimbangkan antara rasionalitas dan spiritualitas, antara kemajuan intelektual dan tanggung jawab sosial.
Melalui nilai Ketuhanan, ilmu diarahkan agar digunakan dengan jujur dan beretika. Nilai Kemanusiaan menuntun agar ilmu memberi manfaat bagi sesama. Nilai Persatuan menumbuhkan kolaborasi lintas bidang, sementara nilai Kerakyatan menanamkan sikap demokratis dan bijaksana dalam penerapan ilmu. Adapun nilai Keadilan Sosial memastikan hasil ilmu membawa kesejahteraan yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia.
Atas dasar pemahaman tersebut, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Pancasila sebagai Nilai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan.”
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran siswa-siswi tentang pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam berpikir ilmiah, berinovasi, dan berkreasi sesuai dengan jati diri bangsa Indonesia.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 14 Oktober 2025, di SMPN 10 Kota Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung di bawah arahan Kepala Sekolah Nunung Nurjanah, M.Pd., serta dipandu oleh Resti Yulistria, S.Pd., M.M., dengan melibatkan sembilan mahasiswi dari Program Studi Akuntansi.
Sebanyak 70 siswa dari kelas 8B dan 8D turut berpartisipasi aktif. Selama kegiatan, peserta mendapatkan materi dan diskusi interaktif mengenai “Pancasila sebagai Dasar Pengembangan Ilmu Pengetahuan untuk Mencapai Tujuan Nasional Bangsa Indonesia.”
Peserta juga diajak merefleksikan bagaimana ilmu pengetahuan yang mereka pelajari dapat digunakan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur bangsa.
Kegiatan mendapat sambutan positif dari para peserta yang menilai materi relevan dengan kehidupan masa kini, di mana kemajuan teknologi perlu dibarengi dengan moralitas dan nilai-nilai kebangsaan.
Kegiatan PkM ini berakhir pada pukul 15.00 WIB, dan diharapkan dapat memberikan pemahaman mendalam kepada siswa-siswi tentang pentingnya menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam pengembangan ilmu pengetahuan—demi terwujudnya masyarakat yang maju, beretika, dan berkepribadian Indonesia.










