Temukan Kerugian Negara di Desa Damaraja, Inspektorat: Sudah Dikembalikan, Tapi Belum Tuntas

Ilustrasi pemeriksaan dan analisis keuangan. (Sumber foto Canva)

SUKABUMISATU.comInspektorat Kabupaten Sukabumi menemukan kerugian negara dari hasil pemeriksaan khusus (diriksus) keuangan Desa Damaraja, Kecamatan Warungkiara. Meski sebagian dana sudah dikembalikan, hingga kini proses pengembalian belum rampung seratus persen.

Temuan itu bermula dari laporan Lembaga Analisa dan Transparansi Anggaran Sukabumi (Latas) pada awal Maret lalu. Mereka menyoroti dugaan penyalahgunaan anggaran desa, mulai dari Dana Desa, Bantuan Keuangan Provinsi, Kabupaten, hingga Dana Hibah.

“Kami sudah laporkan sejak awal Maret. Inspektorat juga sudah turun melakukan pemeriksaan khusus,” ungkap Direktur Latas, Moch Feri Permana, kepada wartawan, Jumat (20/6).

Baca Juga  Heboh 36 Kepala Desa Dilaporkan, Ini Kata Inspektorat

Feri mendesak agar Inspektorat tak berhenti di pengembalian anggaran semata. Ia meminta kasus ini segera dilimpahkan ke Aparat Penegak Hukum (APH) jika masih ada dana yang belum dikembalikan.

“Karena hasil pemeriksaan ada temuan, ya harus ditindaklanjuti. Kalau tidak dikembalikan semua, serahkan ke APH. Itu uang negara,” tegasnya.

Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, membenarkan adanya temuan tersebut. Ia menyebut, saat ini sudah ada proses pengembalian dari Kepala Desa Damaraja. Namun, jumlahnya belum utuh.

“Memang ada (temuan). Dan sebagian sudah dikembalikan, tapi belum seratus persen,” aku Komarudin saat dikonfirmasi.

Baca Juga  Hari Antikorupsi Berubah Tegang: Warga Kepung Kejari, Soroti Kasus yang Jalan di Tempat

Terkait desakan pelimpahan ke APH, Komarudin memastikan pihaknya sudah berkoordinasi dengan unsur kepolisian dan kejaksaan. Bila sisa kerugian negara tak kunjung dikembalikan, proses hukum akan berjalan.

“Untuk proses hukum itu ranah APH. Kami sudah koordinasi, tinggal lihat saja nanti. Kalau tidak dikembalikan, kami serahkan ke mereka,” tandasnya. (Candra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *