Jalan Pakuwon – Cipeuteuy Kabandungan Rampung di Perbaiki, Ini Kata Warga

istimewa

SUKABUMI – Ruas jalan Pakuwon – Cipeuteuy di Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, selesai diperbaiki dan menjadi lebih mulus. Perbaikan jalan sepanjang 1,7 kilometer dengan lebar 4 meter ini dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Sukabumi melalui UPTD PU Wilayah III.

Apa kata warga Kecamatan Kabandungan dengan kondisi jalan ini? Aktivis pemuda Kabandungan, Otoy Iskandar, mengungkapkan rasa syukurnya atas rampungnya proyek tersebut.

“Alhamdulillah bagus, pertama itu respon dari pemda Kabupaten terkait keluhan masyarakat. Bagi kami manfaatnya sangat luar biasa,” ujar Otoy, Selasa (21/1/2025).

Baca Juga  Dinas Pekerjaan Umum PU Kabupaten Sukabumi Mengucapkan: Selamat Hari Bhayangkara yang ke-77

Ia menambahkan perbaikan ini memberikan dampak besar terhadap aksesibilitas, terutama dalam kondisi darurat. “Dengan adanya perbaikan, akses kami menuju kota jadi cepat dan tidak ada kendala. Apalagi banyak warga yang sakit, ambulans bisa lebih cepat ke tujuan,” katanya.

Sebelumnya, Dinas PU Kabupaten Sukabumi memulai proyek rekonstruksi jalan ini beberapa waktu lalu. Kepala UPTD Dinas PU Wilayah III Kabupaten Sukabumi, Uus Iskandar, menjelaskan perbaikan ini menjadi prioritas pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur di wilayah Kabupaten Sukabumi.

“Jalan Pakuwon-Cipeuteuy adalah salah satu akses penting bagi masyarakat Kecamatan Kabandungan dan sekitarnya. Kami menggunakan material Asphalt Concrete Wearing Course (ACWC) agar jalan ini dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama,” ungkap Uus.

Baca Juga  Terseret Pusaran Air Curug Tilu Jayanegara, Remaja Asal Cikidang Ditemukan Meninggal Dunia

Selain perbaikan permukaan jalan dengan hotmix, proyek ini juga mencakup pembangunan drainase baru untuk mencegah banjir dan genangan air, serta peninggian jalan di beberapa titik yang rawan kerusakan.

“Tujuannya adalah meningkatkan keamanan dan kenyamanan bagi pengguna jalan. Perbaikan ini diharapkan dapat mendukung mobilitas serta perekonomian masyarakat di wilayah tersebut,” pungkasnya. (adv)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *