Minggu,19 April 2026
Pukul: 04:18 WIB

Terbang ke China, Kades Palasari Girang Pelajari Pengembangan Ilmu Pertanian

Terbang ke China, Kades Palasari Girang Pelajari Pengembangan Ilmu Pertanian

Senin, 23 September 2024
/ Pukul: 22:05 WIB
Senin, 23 September 2024
Pukul 22:05 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Kepala Desa Palasari Girang, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Ujang Ma’mun, melakukan kunjungan ke China untuk mempelajari pengembangan pertanian di negara tersebut. Dalam kunjungannya, Ujang bersama 12 kepala desa lain dari Indonesia diajak untuk meniru penerapan teknologi pertanian modern yang ada di desa-desa China, agar bisa diterapkan di desa mereka di Indonesia dengan memanfaatkan dana desa sesuai peraturan yang berlaku.

Selama berada di China, Ujang Ma’mun berkesempatan bertemu dengan pejabat Kementerian Pertanian dan Urusan Perdesaan China (MARA), serta mengunjungi berbagai fasilitas seperti pasar grosir pertanian Xinfadi, Pusat Pengembangan Teknologi Pedesaan China, dan Bairong World Trade Center. Teknologi pertanian yang mereka pelajari mencakup sektor pertanian, peternakan, perikanan, perkebunan, hingga sistem pemasaran hasil tani.

Baca Juga  Kadis DPMD Tegaskan Tak Ada Lagi Desa Tertinggal di Kabupaten Sukabumi

Sebagai perwakilan dari Kabupaten Sukabumi dan Provinsi Jawa Barat, Ujang mengikuti program pelatihan pertanian “Benchmarking Batch 4” yang diselenggarakan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bekerja sama dengan MARA China.

Selain menghadiri pelatihan, rombongan juga mengunjungi Festival Panen di distrik Huairou, beberapa desa di Pujiang dan Pengzhou, serta Tianfu Agricultural Expo Park. Mereka juga mendapat kesempatan untuk belajar di Universitas Pertanian Sichuan dan berkunjung ke tempat-tempat ikonik seperti Tembok Besar China dan Pusat Penangkaran Panda Raksasa di Chengdu.

Baca Juga  Festival dan Pasar Leuweung di Kalapanunggal, Bupati Marwan: Potensi Durian Lokal Harus Dikembangkan

Program ini melibatkan kepala desa dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk Desa Dabulon di Kalimantan Utara, Desa Krasak di Jawa Tengah, Desa Bawangan di Jawa Timur, dan desa-desa lainnya dari berbagai provinsi seperti Banten, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Nusa Tenggara Barat. Kegiatan yang berlangsung pada 18-28 September 2024 ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kepala desa untuk memajukan pertanian di desa masing-masing.

 

Related Posts

Add New Playlist