SUKABUMISATU.com, Cibadak – Aksi pencurian menyasar sebuah warung milik warga di Kampung Babakan Anyar, RT 02/RW 08, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Dalam peristiwa yang terjadi pada dini hari tersebut, korban ditaksir mengalami kerugian hingga Rp1 juta.
Mirisnya, warung yang dibobol tersebut merupakan milik Edi (45), yang juga menjabat sebagai Ketua RT setempat. Pelaku diduga menjalankan aksinya dengan merusak pengaman warung saat warga sedang terlelap.
Kronologi Kejadian
Berdasarkan informasi yang dihimpun sukabumisatu.com di lokasi kejadian, pelaku masuk dengan cara merusak penutup warung yang terbuat dari papan kayu dan membongkar paksa gembok.
Edi baru menyadari warungnya menjadi sasaran pencurian pada pagi hari saat hendak memulai aktivitas berdagang. Ia mendapati kondisi warungnya sudah dalam keadaan acak-acakan.
”Penutup warung pakai papan dan digembok, tapi sudah dirusak. Yang hilang enam tabung gas melon (3 kg) dan satu karung beras. Kalau ditotal kerugian sekitar satu jutaan. Lampu penerangan juga dirusak sampai pecah,” ungkap Edi kepada awak media.
Meskipun lokasi warung berada di jalan lingkungan yang cukup aktif menuju pasar, namun saat kejadian tidak ada warga yang menyadari adanya aktivitas mencurigakan di titik tersebut.
Saksi Sempat Lihat Orang Mencurigakan
Seorang warga sekitar, Teguh (50), mengaku sempat melihat gelagat mencurigakan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari. Ia melihat seseorang yang sedang memanggul karung di sekitar lokasi kejadian.
”Jam dua malam lewat saya lihat ada orang bawa karung. Sempat saya kejar, tapi kehilangan jejak. Waktu itu memang suasana sepi dan tidak terdengar suara gaduh atau pembongkaran,” kata Teguh.
Lingkungan Rawan, Warga Minta Ronda Diaktifkan
Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas di wilayah tersebut. Teguh menyebutkan bahwa aksi pencurian memang kerap terjadi di Babakan Anyar, sehingga membuat warga merasa resah.
”Di sini sering terjadi kemalingan. Dulu juga pernah ada maling yang ketangkap dan diserahkan ke pos ronda. Harapannya, keamanan dan ronda malam bisa ditingkatkan lagi supaya warga tenang,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, korban belum melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke pihak kepolisian setempat. Namun, warga berharap adanya patroli rutin guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Reporter: Suhendi Soex
Editor: Demi Pratama Adiputra








