Teriakan Bocah dari Dalam Sumur, Petugas Damkar Sagaranten Lakukan Penyelamatan Nyawa yang Menegangkan

Penyelamatan anak masuk sumur di Sagaranten Sukabumi oleh Petugas Damkar. Selasa, (29/7/2025)

SUKABUMISATU.com – Suasana Kampung Cikupa, RT 18/06, Desa Sagaranten, mendadak gempar. Selasa (29/6/2025) siang, suara teriakan samar terdengar dari dasar sumur tua yang sudah lama tak terpakai. Seorang anak laki-laki, Paska (8), terjebak di dalamnya—hanya karena ia tengah asyik mengejar layang-layang.

Jam menunjukkan pukul 14.30 WIB ketika insiden itu terjadi. Panik dan histeris, warga langsung menghubungi Unit Damkar Pos Sagaranten. Tanpa menunggu lama, empat petugas pemadam tiba di lokasi pukul 14.50 WIB, dipimpin langsung oleh Komandan Pleton Supyadin.

“Saat kami tiba, hanya ada suara anak dari dalam sumur gelap. Kami tak tahu pasti kondisinya, tapi waktu sangat berharga,” ujar Supyadin dengan nada penuh ketegangan.

Sumur yang sempit dan gelap, serta sudah lama tak digunakan, membuat proses evakuasi tidak mudah. Dengan hanya berbekal tali dan keahlian teknis, Supyadin sendiri memimpin proses penyelamatan dengan menuruni sumur sedalam belasan meter.

Baca Juga  Atap Rumah Warga Sagaranten Terbakar Saat Ditinggal Belanja, Aliran Listrik Dipadamkan Sementara

Di tengah upaya itu, satu kru sempat mengalami sesak napas akibat paparan gas dari dasar sumur, namun berhasil diselamatkan dan segera ditangani.

“Alhamdulillah, korban akhirnya bisa kami tarik ke atas dalam keadaan selamat, meskipun sempat kesulitan karena sumurnya sempit dan mengandung gas,” tutur Supyadin.

Pukul 15.05 WIB, upaya penyelamatan dinyatakan selesai. Paska berhasil diangkat dalam kondisi sadar dan tanpa luka serius. Ia langsung mendapatkan penanganan dari warga sekitar dan keluarganya.

Aksi heroik ini bukan hanya menyelamatkan satu nyawa, tapi juga menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di lingkungan sekitar. Sumur tua, yang selama ini dianggap tidak berbahaya, nyaris merenggut masa depan seorang anak.

Baca Juga  Diduga Hirup Gas Beracun, Pria Sukabumi Meninggal di Dalam Sumur

“Kami tidak hanya memadamkan api. Tugas kami menyelamatkan nyawa, dalam situasi apa pun,” tegas Supyadin, menutup pernyataannya.

Reporter: Aris
Editor: Demi Pratama Adiputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *