SUKABUMISATU.com — Kurang dari 24 jam setelah insiden pembacokan pelajar SMK Teknika Cisaat di Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, jajaran Polsek Cibadak akhirnya berhasil mengamankan pelaku di wilayah Cimahi, Kecamatan Cicantayan, pada Selasa (21/10/2025) sore sekitar pukul 15.00 WIB.
Kapolsek Cibadak AKP Idji Jubaedi menjelaskan, pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian penganiayaan di depan Planet Ban, Karang Tengah, pada pukul 06.30 WIB.
“Setelah mendapatkan laporan, kami langsung mendatangi TKP, kemudian mengecek korban yang saat itu berada di RSUD Sekarwangi,” ungkap AKP Idji Jubaedi.
Polisi kemudian melakukan penyelidikan di sekitar lokasi, mengumpulkan keterangan saksi sebanyak mungkin. Sekitar pukul 10.30 WIB, keluarga korban resmi membuat laporan polisi, dan penyelidikan pun diperluas hingga ke sejumlah sekolah di sekitar wilayah Cibadak.
“Kami melakukan pengejaran hingga malam hari, bahkan sampai pukul tiga dini hari kami baru istirahat sebentar. Pagi dilanjutkan kembali, dan Alhamdulillah sekitar pukul 15.00 pelaku berhasil kami tangkap di kawasan Cimahi Cicantayan, tepatnya dekat persimpangan Jalan Lingkar Selatan,” jelas Kapolsek.
Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu bilah golok, seragam sekolah berwarna biru putih, serta sebuah sweater yang digunakan saat kejadian.
Menurut hasil pemeriksaan sementara, pelaku masih berstatus pelajar aktif di salah satu SMK di Sukabumi dan berusia 18 tahun.
“Pelaku sudah masuk kategori dewasa. Sedangkan korban masih di bawah umur. Kasus ini selanjutnya kami limpahkan ke Mapolres Sukabumi untuk proses hukum lebih lanjut,” tambah AKP Idji.
Kapolsek menegaskan, aksi tawuran pelajar yang mengarah pada kekerasan fisik seperti ini tidak akan ditoleransi.
“Ini bentuk komitmen kami untuk memberantas aksi tawuran pelajar di wilayah hukum Polsek Cibadak. Kejadian kali ini berbeda, karena dilakukan pada pagi hari saat jam berangkat sekolah,” pungkasnya.











