Ngeri! Ular Tambang Ngumpet di Bodi Motor, Pelajar di Cibadak Sukabumi Hampir Digigit

Foto: Sukabumisatu.com

SUKABUMISATU.COM – Seekor ular bersembunyi di dalam bodi motor yang dikendarai seorang pelajar di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Petugas menyebut ular yang berhasil ditangkap dari dalam bodi motor merupakan ular berbisa.

Peristiwa itu dialami seorang pelajar bernama Abil. Ia kaget, saat mengendarai sepeda motor tiba-tiba muncul seekor ular kecil dari celah-celah bodi motor.

“Munculnya dekat stang. Saya kaget, langsung berhenti dulu buat nangkap ularnya,” ujar Abil kepada sukabumisatu.com, Senin (07/08/2023).

Seekor ular berbisa bersembunyi di dalam bodi motor yang dikendarai seorang pelajar di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Senin (08/08/2023). (Foto: Sukabumisatu.com)

Abil pun menghentikan sepeda motor Yamaha Nmax yang Ia kendarai untuk menangkap ular. Namun saat hendak ditangkap ular bersembunyi ke bagian dalam bodi motor.

Baca Juga  Lereng Hutan Gunung Walat Sukabumi Kembali Terbakar, Lahan Satu Hektare Ludes

“Saya ini lagi perjalanan pulang menuju ke rumah. Tadi habi latihan paskibraka,” kata dia.

Abil kemudian membawa sepeda motornya ke Kantor Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Sukabumi Posko IV Cibadak. Petugas pun langsung bergegas membantunya.

“Sore sekitar puku lima ada warga melapor. Ada ular di dalam motor, kita buka cover depannya. dan ditangkap menggunakan alat,” ujar Puji Bela Ruslan, petugas Damkar Posko IV Cibadak dikonfirmasi sukabumisatu.com.

Jenis reptil yang berhasil ditangkap adalah ular tali picis atau juga biasa disebut ular tambang. Puji mengatakan ular tersebut memiliki bisa yang cukup berbahaya.

Baca Juga  Jalankan Instruksi Gubernur, Bangunan Liar dan Sampah di Cibadak Sukabumi Ditertibkan

“Panjangnya sekitar 30 centimeter. Jenis ular yang lumayan memiliki venom atau bisa yang tinggi,” kata dia.

Atas kejadian ini, Puji pun mengimbau masyarakat untuk lebih waspada. Ia pun menginformasikan bahwa masyarakat dapat menghubungi petugas Damkar dan Penyelamatan jika menemukan hal serupa.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *