Sabtu,16 Mei 2026
Pukul: 05:42 WIB

Miris! Ratusan Siswa SMPN 1 Lengkong Sukabumi Belajar di Lantai Tanpa Meja dan Kursi

Miris! Ratusan Siswa SMPN 1 Lengkong Sukabumi Belajar di Lantai Tanpa Meja dan Kursi

Kamis, 3 Agustus 2023
/ Pukul: 15:25 WIB
Kamis, 3 Agustus 2023
Pukul 15:25 WIB
Suasana di ruang kelas VIII A SMP Negeri 1 Lengkong, Kabupaten Sukabumi di jam istirahat. Tidak ada kursi dan meja, siswa terpaksa belajar di lantai.
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Ratusan siswa SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi terpaksa belajar di lantai tanpa meja dan kursi. Pihak sekolah belum mampu melakukan pengadaan meja dan kursi belajar karena terkendala anggaran.

Informasi yang didapat redaksi menyebutkan hal itu dialami ratusan siswa yang duduk di bangku kelas VIII (Kelas 2). Keterbatasan sarana belajar terjadi selama dua tahun terakhir.

Humas SMPN 1 Lengkong, Ramdan Saleh, tak menapik informasi tersebut. Ramdan mengatakan sejumlah siswa dari empat kelas di kelas VIII terpaksa belajar di lantai.

SMP Negeri 1 Lengkong Kabupaten Sukabumi. (Foto: Sukabumisatu.com)

“Memang betul. Saat ini ada empat kelas yang siswanya belajar di lantai. Yakni kelas VIII A hingga D,” kata Ramdan dikonfirmasi sukabumisatu.com, Kamis (03/08/2023).

Baca Juga  Puluhan Warga Lengkong Keracunan Massal Usai Hadiri Acara Maulid

Secara keseluruhan, tak kurang dari 125 siswa yang belajar di lantai. Masing-masing di kelas VIII A sebanyak 32 orang, VIII B 30 orang, VIII C 32 orang, dan VIII D 31 orang.

Ramdan mengatakan, banyak kursi dan meja belajar di SMPN 1 yang sudah tidak layak pakai. Penggunaan meja belajar juga diprioritaskan untuk kelas VII.

“Maklum kan sekolah ini sudah berdiri cukup lama, dari tahun 1983,” kata dia.

“Belum lagi karena penerimaan siswa baru tahun ini, jumlah siswa yang lulus dan masuk itu tidak seimbang. Siswa baru di kelas tujuh ada 186 orang, sementara yang lulus 120. Jadi lebih banyak yang baru,” kata dia.

Baca Juga  Sekolah Negeri tak Dapat Siswa Baru, Bupati Marwan: Teu Kudu Pusing, Leungitkeun Weh!

Pihak sekolah pun tak berdiam diri. Ramdan mengatakan, pihak sekolah sudah berupaya menambah meja dan kursi belajar baru.

Tahun ini, SMPN 1 Lengkong baru bisa mengalokasikan anggaran dana BOS untuk pembelian satu paket sarana belajar yang terdiri dari 20 meja dan 40 kursi kayu.

Pihak sekolah juga sempat berdiskusi dengan komite untuk mencari solusi masalah ini. Akhirnya, sempat diinisiasi sumbangan orangtua siswa untuk membantu pembelian meja dan kursi belajar.

“Tapi itu urung terlaksana karena beberapa hal. Hanya ada enam orangtua siswa yang membayar, dan itu pun uangnya kami kembalikan karena khawatir ada tuduhan pungli dan semacamnya,” kata dia.

Baca Juga  Mahasiswa Teknik Sipil Ummi Bangun MCK di Kampung Tipar Lengkong

Lebih lanjut Ramdan pun berharap adanya solusi untuk masalah ini. Ia pun berharap para orangtua siswa untuk memaklumi.

Disinggung soal dana BOS, Ramdan mengatakan anggarannya tak cukup untuk memenuhi kebutuhan meja dan kursi. Saat ini, anggaran BOS di SMPN 1 Lengkong baru dipriotitaskan bagi keperluan lain, diantaranya untuk gaji 6 orang pegawai dan 9 petugas sekolah.

Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

Related Posts

Add New Playlist