Rabu,13 Mei 2026
Pukul: 21:13 WIB

Jembatan Pamuruyan Lama Diperkuat, Proyek Jembatan Baru Tetap Mangkrak Empat Tahun

Jembatan Pamuruyan Lama Diperkuat, Proyek Jembatan Baru Tetap Mangkrak Empat Tahun

Jumat, 28 November 2025
/ Pukul: 18:38 WIB
Jumat, 28 November 2025
Pukul 18:38 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Pemerintah pusat kembali menggelontorkan anggaran signifikan untuk memperkuat struktur Jembatan Pamuruyan lama, jembatan vital di jalur nasional Sukabumi–Bogor yang menjadi akses utama kendaraan setiap hari. Perbaikan dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran arus lalu lintas di atas jembatan existing tersebut.

Pantauan lapangan pada Jumat (28/11/2025) menunjukkan para pekerja tengah melakukan pengecoran lantai jembatan. Perawatan dilakukan secara parsial dan bertahap.

Major Operasional PT Bhineka Mega Utama (BMU), Iman Firmansyah, menegaskan bahwa pekerjaan yang berlangsung bukan pembangunan jembatan baru, melainkan murni perbaikan struktur lama.

Baca Juga  Arus Padat, Antrean di Tol Bocimi Capai 3 Kilometer

“Ini renovasi ya, perbaikan jembatan lama. Jadi bukan jembatan baru. Kerja inti kami memperkuat pilar yang di bawah itu,” ujar Iman.

Untuk menyelesaikan pembetonan pilar, pekerja membangun kisdam atau tanggul sementara guna menurunkan permukaan air sungai.

“Tidak mungkin bekerja dalam kondisi air tinggi, jadi harus dikeringkan dulu dan baru kita main beton,” jelas Iman mengenai kondisi teknis di lapangan.

Iman menyebut pekerjaan dikejar target rampung pada Desember, sebelum pergantian tahun.

Proyek Jembatan Baru Masih Mangkrak Empat Tahun

Di sisi lain, hanya beberapa meter dari lokasi perbaikan jembatan lama, berdiri proyek jembatan baru yang sudah empat tahun terbengkalai. Jembatan yang digadang-gadang menjadi pengganti struktur lama ini justru tak kunjung diselesaikan, meski telah menelan anggaran mencapai Rp18,4 miliar dari APBN.

Baca Juga  Macet di Cibadak Kamis Pagi Bukan Jembatan Pamuruyan Amblas, Ini Fakta Sebenarnya!

Proyek bernama Penggantian Jembatan Cipamuruyan dengan nomor kontrak HK.02.01/PJNWII.II-JBR/PPK2.1/2022/02 itu dikerjakan oleh PT Karuniaguna Intisemesta, dengan konsultan supervisi PT Winsolusi Konsultan (KSO), PT Adhiyasa Desicon, dan PT Herda Carter Indonesia. Sesuai kontrak, masa pengerjaan hanya 191 hari kalender dan seharusnya tuntas pada 2022 lalu.

Namun hingga kini, progresnya tak menunjukkan perkembangan berarti. Kondisinya mangkrak, memicu pertanyaan publik. Warga dan pengguna jalan meyakini bahwa bila jembatan baru selesai, tingkat kemacetan di kawasan Pamuruyan akan berkurang signifikan.

Iman kembali menegaskan bahwa pekerjaan yang ditangani BMU tidak memiliki kaitan apa pun dengan proyek yang terbengkalai tersebut.

Baca Juga  Jelang Malam Pergantian Tahun, Asep Japar Pantau Arus Lalu Lintas dan Kesiapan Petugas di Cibadak

“Saya nggak ada urusan dengan jembatan baru yang mangkrak ini. Saya ke sini memperbaiki jembatan lama ya, perawatan,” tegasnya. (Suhendi Soex/Mawaldi)

Related Posts

Add New Playlist