SUKABUMISATU.com – Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Komisi III, H. Dadang Hermawan, menggelar Reses Kesatu Tahun Sidang 2026 di Desa Purwasedar, Kecamatan Ciracap, Rabu (04/02/2026). Dalam pertemuan tersebut, masalah infrastruktur pertanian menjadi isu krusial yang mencuat.
Politisi dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengungkapkan bahwa masyarakat di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) VI sangat menaruh harapan besar pada perbaikan sarana irigasi. Hal ini mengingat Desa Purwasedar merupakan salah satu wilayah penopang pangan di Kecamatan Ciracap.
”Tadi banyak yang menyampaikan terkait infrastruktur, terutama irigasi teknis untuk menunjang lahan pertanian di Desa Purwasedar. Ketersediaan air menjadi hal yang sangat vital bagi para petani kita,” ujar H. Dadang Hermawan kepada awak media.
Selain masalah pengairan, legislator yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga mencatat usulan mengenai peningkatan jalan lingkungan serta program pemberdayaan ekonomi. Dadang menegaskan, seluruh aspirasi tersebut akan diperjuangkan agar masuk dalam skema anggaran pemerintah daerah.
”Semua aspirasi ini sudah kami catat dan akan menjadi bahan laporan reses kami untuk diperjuangkan, baik di sisa anggaran tahun 2026 maupun perencanaan tahun 2027,” tegasnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Desa Purwasedar, Defi Susandi, menyambut baik kehadiran putra daerah Ciracap tersebut. Menurutnya, kolaborasi dengan anggota dewan sangat dibutuhkan, terlebih saat ini anggaran dana desa mengalami pemotongan.
”Kami mengapresiasi kegiatan hari ini sebagai bentuk komitmen anggota dewan Dapil VI untuk kembali membangun Kecamatan Ciracap. Harapan kami, pembangunan di desa bisa maksimal dengan adanya kolaborasi lintas sektor ini,” kata Defi.
Defi berharap sinergitas antara pemerintah desa dan DPRD mampu menyelesaikan masalah klasik petani, mulai dari ketersediaan air hingga penanganan pasca panen.
”Mudah-mudahan ini bisa terealisasi dalam waktu dekat. Masalah irigasi dan penanganan pasca panen di Desa Purwasedar bisa lebih maksimal dengan dorongan dari Komisi III,” pungkasnya.
Reporter: Maulana Yusuf









