Selasa,21 April 2026
Pukul: 23:17 WIB

Delapan Kecamatan Dideklarasikan Gerakan Kencana

Delapan Kecamatan Dideklarasikan Gerakan Kencana

Senin, 25 September 2023
/ Pukul: 18:07 WIB
Senin, 25 September 2023
Pukul 18:07 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.COM – Sebanyak delapan kecamatan di Kabupaten Sukabumi mendeklarasikan Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (Gerakan Kencana). Deklarasi diselenggarakan di Gedung Fridnanda Palabuhanratu, Senin (25/09/2023).

Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri,mengatakan Gerakan Kencana ini akan memperluas jangkauan penerapan Standar Pelayanan Minimal (SPM). Delapan wilayah yang telah dideklarasikan harus siap membantu peran BPBD pada level kecamatan.

“Deklarasi pertama yang dilakukan oleh Kabupaten Sukabumi dapat menjadi pemicu semangat bagi kita terhadap kewaspadaan untuk mempersiapkan kebencanaan,” ujar Wabup Iyos.

Kesiapsiagaan seluruh lapisan pemerintah hingga masyarakat, lanjut Wabup Iyoa, harus terus ditingkatkan. Terlebih Kabupaten Sukabumi merupakan wilayah indeks resiko bencana tertinggi kedua di Jawa Barat.

Baca Juga  Hadiri IIGCE 2024, Wabup Jelaskan Pentingnya Green Energy Bagi Kemanfaatan Jangka Panjang

“Semuanya harus siap siaga dan familiar terhadap informasi bencana yang akan terjadi,” kata dia.

Wabup Iyos menambahkan, deklarasi ini salah satu pilot project untuk menjadikan seluruh kecamatan di Kabupaten Sukabumi menjadi kecamatan tanggap bencana

Analis Kebijakan Ahli Muda, Dirjen Bina Administrasi KewilayahanbKemendagri RI, Beni Sumitra, mengatakan Gerakan Kencana adalah inisiatif untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana di daerah.

Melalui dukungan kecamatan sesuai dengan peran dan kewenangan yang dimiliki camat pada penerapan SPM sub urusan Bencana dan pengkoordinasian upaya-upaya penanggulangan bencana setingkat desa atau kelurahan di wilayahnya.

Baca Juga  Wabup Hadiri Rapat Paripurna Dprd, Laporan Masa Sidang Ke 1 Dan Penyampaian Nota Pengantar Raperda

“Deklarasi ini merupakan bukti keseriusan Pemkab. Sukabumi terhadap intensitas peningkatan kewaspadaan bencana di wilayahnya. Bahkan Deklarasi ini pertama kali dilakukan di seluruh Indonesia,” jelasnya.

Kata Beni, Kabupaten Sukabumi merupakan Kabupaten terluas kedua di Jawa setelah Kabupaten Banyuwangi dengan resiko bencana yang cukup tinggi, harus di antisipasi secara serius.

Oleh karena itu, strategi keterlibatan Camat dalam Gerakan Kencana diharapkan dapat memperluas jangkauan penerapan SPM sub urusan bencana dengan metode penerapan yang lebih tepat sasaran, efektif dan efisien dalam perspektif kewilayahan.

“BPBD menjadi mentor pada Gerakan Kencana ini, baik secara teknis maupun hal-hal lainnya, yang nantinya akan didampingi oleh pembina kecamatan,” singkatnya.

Baca Juga  Peresmian Gerakan Nasional Ketahanan Pangan, Wabup Iyos: Pemkab Sukabumi Siap Dorong Efektifkan Lahan Tidur

Related Posts

Add New Playlist