SUKABUMISATU.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi pada Minggu malam (3/8/2025) mengakibatkan Sungai Cicatih meluap dan merendam permukiman warga di Kampung Pamuruyan RT 01 RW 01, Desa Cisarua.
Menurut laporan dari Miki Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, banjir terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Luapan air sungai merendam sedikitnya 10 rumah dengan total 10 kepala keluarga (KK) atau 34 jiwa, serta 1 bengkel motor milik warga.
Ketinggian air dilaporkan bervariasi antara 80 cm hingga 180 cm, merendam rumah-rumah warga yang berada tepat di bantaran sungai.
Berikut data sementara korban terdampak:
- Yadi (1 KK / 5 Jiwa)
- Asep Dudung (1 KK / 3 Jiwa)
- Parno (1 KK / 4 Jiwa)
- Obi (1 KK / 2 Jiwa)
- Ujang S (1 KK / 4 Jiwa)
- Mulyadi (1 KK / 6 Jiwa)
- Ramdan (1 KK / 3 Jiwa)
- Sela (1 KK / 4 Jiwa)
- Isa (1 KK / 1 Jiwa)
- Nanang (1 KK / 2 Jiwa)
- Bengkel motor milik Oki
Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban luka maupun korban jiwa. Namun seluruh warga terdampak memilih mengungsi sementara ke rumah kerabat terdekat demi keselamatan.
Upaya penanganan awal telah dilakukan oleh P2BK Nagrak bersama Pemerintah Desa Cisarua, Unit Reaksi Cepat (URC) desa, dan pengurus lingkungan setempat. Tim melakukan assessment di lokasi kejadian dan menyampaikan perlunya bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi.

Kondisi terkini, debit Sungai Cicatih masih terpantau tinggi. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu banjir susulan, terutama hujan lebat disertai angin dan petir.
Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK Nagrak menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi dinamika cuaca yang semakin tidak menentu.
Reporter: M.Waldi
Editor: Demi Pratama Adiputra











