Selasa,14 April 2026
Pukul: 14:04 WIB

Angin Kencang Terjang Cidahu, Sejumlah Rumah dan Sekolah Rusak

Angin Kencang Terjang Cidahu, Sejumlah Rumah dan Sekolah Rusak

Senin, 13 April 2026
/ Pukul: 10:05 WIB
Senin, 13 April 2026
Pukul 10:05 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB.

Peristiwa tersebut terjadi di dua titik, yakni Kampung Legok Nyenang RT 007/005 dan Kampung Cihandeleum RT 006/005, Desa Cidahu, Kecamatan Cidahu.

Akibat kejadian ini, atap sejumlah bangunan dilaporkan beterbangan terbawa angin. Bangunan yang terdampak meliputi satu unit sekolah dasar, yakni SDN 3 Cidahu, serta beberapa rumah warga.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya delapan rumah mengalami kerusakan ringan hingga sedang. Rumah-rumah tersebut masing-masing milik Agus Sopian (5 jiwa), Dudun (5 jiwa), Muhammad Husen (4 jiwa), Herman (5 jiwa), Yadi (4 jiwa), Hamdan (3 jiwa), Ajan (4 jiwa), dan Hendi (5 jiwa).

Baca Juga  Viral di Medsos, Jalan Rusak di Cidahu Akan Diperbaiki Setelah Ramadhan

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp8 juta.

Petugas P2BK Kecamatan Cidahu bersama unsur terkait, seperti perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, serta relawan gabungan, langsung melakukan assessment ke lokasi kejadian.

Bhabinkamtibmas Cidahu, Jejen, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima laporan dari warga, pihaknya bersama tim segera menuju lokasi untuk melakukan penanganan.

Selain itu, petugas juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.

Baca Juga  Hujan Deras dan Angin Kencang Terjang Cidahu, Satu Rumah Warga di Jogjogan Roboh

Saat ini, warga bersama petugas melakukan penanganan sementara dengan menutup bagian bangunan yang rusak menggunakan bahan seadanya.

Adapun kebutuhan mendesak di lokasi meliputi terpal serta material bangunan, khususnya atap, guna mempercepat proses perbaikan rumah warga yang terdampak.

Reporter : Chuba Yusuf

Editor: Demi Pratama Adiputra

Related Posts

Add New Playlist