SUKABUMISATU.COM – Warga Kampaung Garasi RT 01/01, Desa Pasiripis, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, geram dengan adanya aliran air selokan yang meluber ke jalanan. Hal tersebut kerap terjadi ketika hujan air dan sudah berlangsung lama.
Andang Suherman ( 63 ), warga yang rumahnya dekat dengan dilokasi luberan air menuturkan, kondisi itu sering terjadi ketika hujan. Kondisi itu sudah lama terjadi.
“Wah sudah tidak asing lagi bagi saya mah,” tutur Andang.
Hasil pemantauan sukabumi satu.com dilapangan, melubernya air, terutama saat hujan lebat maupun ringan, penyebabnya adalah dangkalnya parit yang ada disebelah kiri jalan. Air juga meluber karena ada penyempitan parit.
Luberan air yang menutupi badan jalan acapkali mengganggu pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor.
” Nggak tahu kenapa kondisi itu seperti ada pembiaran, padahal ini jalan vital, jalan propinsi, ” kata Emad ( 38 ) warga Kampung Cipicung, Pasiripis, Surade.
Status jalan Garasi, Pasiripis adalah jalan propinsi, dan jalan itu vital karena sebagai pintu masuk menuju ke Kecamatan Ciracap, yang sekaligus ada pada jalur Geopark Ciletuh.
Ketika dihubungi sukabumisatu.com, Kepala UPTD PU, Rudi mengatakan, secara kewenangan jalan Garasi ada pada kewenangan propinsi.
” Secara kewenangan jalan tersebut ada dikewenangan provinsi, tapi kami tanggap dan akan selalu berkoordinasi dengan propinsi dan pusat, ” jelas Rudi.
Untuk mengatasi luberan air ke jalan sudah sering dilakukan baik oleh warga setempat maupun pihak pemelihara jalan, namun tak membuahkan hasil.
Reporter: Jajang Suhendar | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor











