SUKABUMISATU.COM – Sejumlah warga mengeluhkan kerusakan jalan Puncak Buluh di Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Warga meminta pemerintah segera melakukan perbaikan jalan.
Jalan yang rusak adalah ruas jalan Jampangkulon – Karang Anyar , Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi. Titik Kerusakan pada ruas jalan kelas kabupaten itu terlihat mulai dari Kampung Cilubang, Kelurahan/Kecamatan Jampangkulon, lalu di Desa Cikarang, dan Desa Karanganyar, Kecamatan Jampangkulon, Sukabumi.
Kodisi itu banyak dikeluhkan warga pengguna jalan, terutama para sopir minibus (elf) jurusan Surade – Sukabumi. Keberadaan ruas jalan tersebut biasa dipilih para sopir sebagai jalan alternatif, karena bisa memangkas waktu tempuh.
“Sekarang jalannya rusak. Ya daripada mobil saya ikut rusak, mending lewat Kiaradua saja,” ucap Yanto, salah seorang pengemudi angkutan umum jurusan Surade-Sukabumi ditemui sukabumisatu.com, Jumat (05/01/2024).
Yanto menambahkan, saat kondisinya masih bagus, angkutan umum jurusan Surade – Sukabumi , selalu memilih jalan tersebut. Alasannya, bisa memangkas waktu tempuh karena jika melalui ruas jalan jalan lain, Jampangkulon via Kiara dua, jaraknya terlalu jauh.
Keluhan senada pun terucap dari para tamu undangan di acara Menhan Prabowo ketika meresmikan bantuan air bersih di Desa Karanganyar,Kecamatan Jampangkulon beberapa waktu lalu.
“Andai saja Pa Prabowo kesininya lewat darat, jalan ini pasti sudah diperbaiki,” ucap salah seorang warga Desa Cikarang yang tak mau disebut namanya.
“Pamarentah, beunta atuh woy (Pemerintah, tolong buka mata). Tolong perbaiki jalan ini,” kata warga lainnya.
Beberapa staf Kantor Camat Jampangkulon pun berkomentar terkait dengan kondisi ruas jalan Jampangkulon-Karanganyar tersebut. Katanya, kerusakan ruas jalan itu sudah lama, tetapi mungkin saat ini belum teranggarkan, jelasnya.
Lain halnya dengan Dadan, warga Desa Cikarang, Kecamatan Jampangkulon, Kab. Sukabumi, katanya, kerusakan jalan itu seperti ada pembiaran, “Enggak tau kenapa kondisi itu lama, seperti dibiarkan. Padahal sekarang kan mau Pilpres,” celotehnya.
Reporter: Jajang Suhendar | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor










