SUKABUMISATU.COM – Sejumlah pengunjung Pantai Citepus Kebon Kalapa di Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi dikejutkan dengan penemuan ubur-ubur yang terdampar di pinggir pantai. Kabar tersebut pun viral setelah sebuah video tersebar di media sosial dan aplikasi perpesanan.
Hasil penelusuran sukabumisatu.com, ubur-ubur tersebut ditemukan pada Kamis, (27/7). Hal itu dibenarkan salah satu Warga Citepus yakni Asep Edom Saepulloh (46).
Ia mengatakan ubur-ubur yang ditemukan berwarna biru dan jingga. Masyarakat setempat biasa menyebutnya dengan nama ubur-ubur jalatrong.
“Pertama kali pagi hari sekira pukul 06.00 WIB. Saat itu ada salah seorang pengunjung atau wisatawan tengah berjalan jalan di pantai dan melihat sejumlah ubur ubur terdampar,” kata Asep Edom kepada sukabumisatu.com, Jumat (28/7/2023).
Ubur-ubur tersebut bertebaran di pantai setelah terseret ombak besar. Asep Edom mengatakan, pada malam harinya terjadi gelombang pasang air laut.
“Biasanya kan hewan ubur-ubur ini hidupnya di perairan tengah muncul malam hari. Karena mungkin air pasang besar, jadi terdampar sampai ke pinggir pantai,” ujar Asep Edom.
Keberadaan hewan ubur-ubur tersebut cukup berbahaya. Jika menyengat kulit manusia dan bisa menimbulkan rasa sakit dan luka bakar.
“Kulit bisa hangus. Apalagi nyengat didada, deket jantung itu bahaya, terlebih untuk lansia ataupun balita,” jelasnya.
Untuk kondisi saat ini, lanjut Asep Edom, setelah dirinya sejak pagi kembali melakukan pengecekan sepanjang Pantai Citepus Kebon Kalapa, keberadaan ubur-ubur tidak terlihat kembali.
“Nah dari hari kemarin sudah saya himbau, baik masyarakat setempat dan juga pengunjung yang ada untuk waspada dan hati hati,” terangnya
“Alhamdulillah untuk hari ini aman, ubur ubur sudah tidak ada, kalau kemarin memang ada beberapa terdampar, saya pungutin saya bakar,” pungkasnya.
Reporter: Khay | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor











