Siswa SMPN 1 Ciambar Tewas Tenggelam, Komisi IV DPRD Kab Sukabumi Segera Panggil Disdik dan Pihak Sekolah

Foto: Sukabumisatu.com

SUKABUMISATU.COM – Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi menyambangi rumah duka MA (13) di Kampung Selaawi Girang, Desa Cibunar Jaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Selasa (25/7/2023). MA adalah siswa peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMPN 1 Ciambar yang tewas tenggelam beberapa waktu lalu.

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi, Hera Iskandar, mengatakan kunjungan ini dilakukan untuk mengetahui informasi langsung dari orangtua korban terkait insiden memilukan itu.

“Kami mendengar langsung dari keluarga seperti apa kejadiannya. Kami dari DPRD juga menyampaikan duka cita mendalam, mudah-mudahan almarhum menjadi ahli surga,” ujar Hera kepada sukabumisatu.com.

Baca Juga  DPRD Perkuat Sinkronisasi Program Lewat Rapat Bamus Mei–Juni 2026

Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi juga sempat berencana menyambangi pihak SMP N 1 Ciambar. Namun, Komisi IV tidak dapat menemui perwakilan sekolah yang pada saat bersamaan sedang dimintai keterangan polisi.

“Tadinya kami hendak mensinkronkan juklak juknis MPLS dari Disdik dengan yang ada di sekolah, namun pihak sekolah tidak ada karena dipanggil polisi,” kata Hera.

Lebih lanjut Hera mengatakan Komisi IV segera memanggil Dinas Pendidikan, pihak sekolah, dewan pendidikan, termasuk masyarakat sekitar dan komite sekolah. Pemanggilan ini dilakukan untuk menghimpun informasi secara utuh sebagai bahan evaluasi penyelenggaraan pendidikan ke depan.

Baca Juga  Peredaran Narkoba di Pajampangan Mengkhawatirkan, DPRD Ajak Semua Pihak Bergerak

“Tentunya kita semua tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali. Nanti akan kami panggil semua yang berkepentingan agar ada perbaikan lagi untuk pendidikan kita,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, MA meninggal dunia akibat tenggelam di sela kegiatan sekolah. MA tenggelam di Sungai Cileleuy di Kecamatan Ciambar pada Sabtu 22 Juli lalu.

Kekinian, kasus ini ditangani langsung Satreskrim Polres Sukabumi. Terbaru, polisi melakukan ekshumasi atau penggalian kubur untuk dilakukan otopsi terhadap jenazah.

Reporter: Suhendi Soex | Redaktur: Mulvi Mohammad Noor

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *