Tragis, Seorang Pria di Parakansalak Ditemukan Meninggal Dunia Sendirian di Dalam Kamar

Istimewa
banner 468x60

SUKABUMISATU.COM, PARAKANSALAK – Warga Kampung Lebaksiuh, Desa Sukakersa, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria di dalam sebuah rumah pada Sabtu pagi (21/03/2026). Korban yang diketahui bernama M. Agung Cahyono (47) ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh mulai membengkak.

​Informasi yang dihimpun, jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh sepupunya, Rudi Saepul Bahtiar, yang datang berkunjung untuk bersilaturahmi sekaligus mengecek kondisi kesehatan korban.

banner 325x300

​”Saksi datang bersama putranya karena mengetahui korban tinggal seorang diri dan dalam keadaan sakit. Saat dipanggil tidak ada sahutan, saksi kemudian mengintip melalui celah jendela dan melihat korban sudah dalam posisi telungkup di atas tempat tidur,” ujar Jujun Juaeni, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Parakansalak dalam laporannya.

Baca Juga  Sedih, Tulisan Ibu Dan Anak Yang Ditemukan Tewas Di Rumahnya

​Berdasarkan keterangan medis dari pihak Puskesmas Parakansalak, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan. Petugas medis memastikan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Riwayat Penyakit Kronis

​Kematian pria yang bekerja sebagai buruh harian lepas ini diduga kuat akibat penyakit komplikasi yang dideritanya. Berdasarkan catatan medis dan keterangan saksi, korban diketahui mengidap penyakit jantung dan gangguan organ hati.

​”Pada 11 Maret lalu, almarhum sempat dibawa ke RS Sekarwangi menggunakan ambulans desa. Namun, pada 13 Maret, almarhum meninggalkan rumah sakit secara sepihak (pulang paksa) sebelum masa perawatan selesai,” ungkap saksi lain di lokasi.

​Bahkan, pada Rabu malam (18/03), korban sempat menghubungi warga sekitar untuk meminta bantuan mencarikan tabung oksigen karena mengalami sesak napas hebat. Namun, saat itu stok oksigen di faskes terdekat sedang kosong.

Baca Juga  Jampangkulon Geger, Sesosok Mayat Ditemukan Membusuk di Semak-semak

Keluarga Tolak Autopsi

​Pantauan di lokasi, sejumlah petugas gabungan dari Polsek Parakansalak, Koramil, P2BK, BPBD, Tagana, hingga perangkat Desa Sukakersa langsung mengevakuasi korban.

​Pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah dan takdir. Mereka menolak dilakukan proses autopsi dan langsung mengurus proses pemakaman.

​”Keluarga sudah mengikhlaskan dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Jenazah almarhum langsung dimakamkan di TPU keluarga yang lokasinya tidak jauh dari rumah duka,” pungkas Jujun.

​Kondisi terakhir di lokasi terpantau aman dan kondusif. Almarhum yang diketahui sudah bercerai dengan istrinya tersebut kini telah diistirahatkan di tempat peristirahatan terakhirnya.

Baca Juga  Malam Takbir Berdarah di Waluran, Seorang Pemuda Terkapar Kena Sabetan Sajam

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *