SUKABUMISATU.com – Kondisi infrastruktur jalan yang kian memprihatinkan di wilayah Kabupaten Sukabumi memicu reaksi keras dari kalangan aktivis. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Latas melayangkan kritik pedas terhadap kinerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum (Kadis PU) Kabupaten Sukabumi yang dinilai tidak progresif dan sulit ditemui.
Ketua LSM Latas, Fery Permana, menyatakan bahwa karut-marut persoalan jalan rusak saat ini berakar dari lemahnya manajerial di tubuh Dinas PU. Menurutnya, Kadis PU yang baru saja menjabat seolah “tiada” dan tidak memberikan dampak nyata bagi perbaikan infrastruktur di lapangan.
”Melihat kondisi Sukabumi saat ini, khususnya infrastruktur jalan, kami melihat ada kesalahan besar pada kinerja Kadis PU. Tidak jelas bekerjanya di ranah mana. Perencanaannya tidak terlihat, kinerjanya pun seolah tiada,” tegas pria yang akrab disapa Fery Latas ini kepada sukabumisatu.com. Selasa, (24/02/26).
Fery juga menyoroti kabar miring mengenai kedisiplinan sang pejabat. Berdasarkan informasi dan pengecekan yang dilakukan pihaknya, Kadis PU disebut-sebut jarang berada di kantor (jarang ngantor), sehingga menghambat koordinasi dan penyelesaian masalah di lapangan.
”Informasi yang kami terima, beliau jarang ngantor. Entah di mana keberadaannya, kami cross-check ke dinas pun tidak ada yang melihat atau mendengar aktivitasnya. Ini sangat disayangkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fery mengingatkan bahwa buruknya infrastruktur jalan berdampak langsung pada sektor ekonomi dan pendidikan masyarakat. Jika dibiarkan, hal ini hanya akan menjadi beban berat bagi Bupati Sukabumi.
”Pemerintah hadir itu untuk merealisasikan harapan masyarakat, bukan malah memberikan alasan-alasan yang tidak rasional. Kami mendesak Bupati untuk segera melakukan evaluasi total. Jika tidak mampu bekerja progresif, lebih baik diganti kembali,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mendapatkan klarifikasi resmi dari pihak Dinas PU Kabupaten Sukabumi terkait tudingan tersebut.
Reporter: Suhendi Soex












