SUKABUMISATU.com – Ada pemandangan berbeda bagi Anda yang melintas di jalur utama Cibadak belakangan ini. Deru mesin dan galian tanah di sisi jalan mungkin sedikit mengusik kenyamanan berkendara. Namun, di balik tumpukan pipa itu, ada ikhtiar besar dari Perumda Air Minum Tirta Jaya Mandiri (TJM) untuk memastikan momen Ramadan warga tidak terganggu urusan air macet.
Pekerjaan yang sedang berlangsung di perlintasan Ciutara hingga Cikembar ini bukan sekadar proyek rutin. Ini adalah upaya “jemput bola” agar saat masyarakat fokus menjalankan ibadah puasa nanti, pasokan air bersih tetap mengalir deras ke rumah-rumah.
Prioritas untuk Wilayah Padat Penduduk
Direktur Utama Perumda TJM, M. Kamaludin Zen, memahami betul kegelisahan warga di wilayah Cibadak, Parungkuda, hingga Cikembar yang selama ini memiliki tingkat konsumsi air sangat tinggi.
”Kami ingin memperkuat jaringan distribusi. Tujuannya satu: ke depan tidak ada lagi gangguan layanan. Kami berupaya secepat mungkin agar kenyamanan warga kembali normal,” ungkap Kamaludin dengan nada optimis.
Permohonan Maaf di Balik Debu Proyek
Bagi pengguna jalan nasional, khususnya di Jalan Siliwangi, kemacetan akibat penyempitan jalan memang tidak terelakkan. Pihak manajemen TJM pun tidak menutup mata akan hal ini.
Haris Abdurrahman, Humas Perumda TJM, menyampaikan permohonan maaf yang tulus kepada para pengendara. Ia menjelaskan bahwa pekerjaan ini memang memakan ruang jalan demi menanam pipa dengan kapasitas debit yang lebih besar.
”Kami mohon maaf karena perjalanan Bapak dan Ibu sedikit terhambat. Ini semua demi kepentingan kita bersama agar distribusi air di wilayah utara Cibadak lebih maksimal,” ujar Haris saat meninjau lokasi.
Target Rampung Sebelum “Bedug” Ramadan
Meski estimasi awal pengerjaan memakan waktu satu bulan, tim di lapangan ditargetkan bekerja ekstra keras. Haris menyebutkan pihaknya mematok target ambisius agar pekerjaan utama sudah beres dalam waktu dua minggu.
Area pengerjaan yang membentang dari Jembatan Sekarwangi hingga depan Kantor Kecamatan Cibadak ini diharapkan bisa segera pulih, sehingga saat memasuki bulan suci, tidak ada lagi alat berat yang mengganggu lalu lintas, dan yang tersisa hanyalah manfaat air yang melimpah bagi warga.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra











