Imbas Kebakaran TPA Cikundul, Pengangkutan Sampah se-Kota Sukabumi Terhenti Sementara!

Kondisi TPA Cikundul Kota Sukabumi yang terbakar, Minggu (27/09/26).

SUKABUMI, SUKABUMISATU.com – TPA Cikundul yang berlokasi di Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, kembali terbakar pada Minggu siang, (27/09/2026).

Berbeda dari kejadian Sabtu malam sebelumnya yang melalap zona non-aktif, kebakaran kali ini meluas hingga ke zona aktif pembuangan sampah dan memicu kepulan asap pekat yang mengancam pemukiman warga serta pengguna jalan.

Pantauan di lokasi menunjukkan asap hitam tebal membumbung tinggi hingga membatasi jarak pandang petugas. Bau menyengat dan hembusan kabut asap bahkan mulai merembet ke kawasan perkotaan dan perlintasan Jalan Lingkar Selatan Sukabumi.

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menegaskan bahwa penanganan kebakaran di zona aktif menjadi tantangan berat karena titik api berada langsung di permukaan tumpukan sampah.

“Kebakaran Sabtu malam itu terjadi di zona non-aktif seluas sekitar 500 meter persegi dan berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.00 WIB. Diduga ada warga yang memotong ilalang dan batang jagung lalu membakarnya, sehingga menyambar gas metana di dalam tanah,” kata Bobby saat ditemuai di TPA Cikundul.

Baca Juga  Serbu Pasar Murah, Ribuan Warga Sumringah Dapat Sembako

Namun, situasi kembali memburuk pada Minggu pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Bobby menerima laporan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bahwa muncul tiga titik api baru yang mendadak berkobar di permukaan zona aktif. Penyebab pasti munculnya api di zona aktif tersebut hingga kini masih diselidiki.

Pengangkutan Sampah Kota Terhenti Sementara

Dampak dari terbakarnya zona aktif ini membuat operasional armada truk dump pengangkut sampah terhenti total. Truk tidak dapat masuk menerobos area pembuangan akibat asap pekat dan penutupan jalur penanganan kebakaran.

Sebagai langkah penanggulangan, Pemerintah Kota Sukabumi menginstruksikan setiap kelurahan dan kecamatan untuk menampung sampah warga sementara waktu.

Baca Juga  Raihan Hawary, Pemuda Asal Warudoyong Kota Sukabumi Juara MTQ Nasional

“Sampah-sampah dikembalikan ke wilayah masing-masing dulu. Diangkut menggunakan mosam dan dikumpulkan sementara di kantor kecamatan atau lokasi yang ditunjuk. Nanti kalau akses dump truck sudah bisa masuk, baru diangkut lagi ke TPA,” jelas Bobby.

Jika proses pemadaman memakan waktu lama, Pemkot Sukabumi juga menyiapkan skenario darurat dengan mengalihkan pembuangan sampah ke TPA Cimenteng milik Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Alat Berat dan Armada Tambahan Dikerahkan

Untuk menekan kepulan asap yang makin meluas, strategi pemadaman difokuskan pada pengerukan tumpukan sampah menggunakan alat berat (excavator) yang disiram air secara bersamaan. Langkah ini dinilai paling efektif untuk menembus titik api yang mengendap.

Penanganan di lapangan melibatkan gabungan petugas Damkar Kota Sukabumi, BPBD, PMI, serta bantuan armada pemadam berkapasitas besar dari Damkar Kabupaten Sukabumi (Pos Cibadak).

Baca Juga  DPRD Cek Lokasi Pembukaan Lahan Gunung Karang, Kawasan Dinilai Punya Nilai Geologi

Selain itu, personel dari Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi diterjunkan ke sekitar lokasi untuk membagikan masker gratis guna mengantisipasi gangguan pernapasan (ISPA) pada warga sekitar dan pengguna jalan.

Reporter: Suhendi Soex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *