Indeks

Dukacita Bojong Kuring: Saat Duka Kebakaran Menyapa, Uluran Tangan Disdik dan Yayasan Addawah Usap Air Mata Ibu Enung

Kabid Paud Dinas Pendidikan dan Yayasan Al'quran Ad'dawah Cibadak kunjungi penyintas Kebakaran. Sabtu, (22/08/2026).

SUKABUMISATU.com, Cibadak — Sisa kepulan asap dan puing-puing bangunan yang hangus masih membekas di Kampung Bojong Kuring, Kelurahan Cibadak, Sabtu (22/8/2026) pagi. Musibah kebakaran hebat yang melanda pemukiman warga pada Jumat sore kemarin (21/8/2026) tak hanya menghanguskan tempat tinggal, tetapi juga menyisakan duka mendalam bagi para korbannya.

​Di antara reruntuhan itu, raut wajah Ibu Enung (40) tampak menyimpan duka mendalam. Ibu dari empat orang anak ini harus merelakan rumah tinggalnya rata dengan tanah disapu si jago merah. Saat ini, Ibu Enung bersama keluarga kecilnya harus mengungsi dan menumpang sementara di rumah kontrakan milik Ketua RW setempat, Pak Asep (Aal).

​Namun, di tengah kepedihan dan duka yang membendung, uluran tangan dan kepedulian dari sesama hadir menjadi penawar dahaga.

​Jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang PAUD dan PNF, Cecep Supriadi, turun langsung ke lokasi bencana. Bersama para Kepala Seksi (Kasi)—seperti Kasi PAUD dan Kasi Sarpras—serta didampingi oleh Ketua Yayasan Kampus Pendidikan Al-Qur’an Adawah, Kiyai Haji Nordin AR, mereka menyapa dan memberikan bantuan secara langsung kepada keluarga Ibu Enung.

​Kehadiran jajaran Disdik dan tokoh agama setempat ini bukan sekadar penyerahan bantuan secara formal, melainkan sebuah bentuk kepedulian mendalam dan silaturahmi yang hangat demi memeluk serta menguatkan jiwa para korban musibah.

Instruksi Kadisdik dan Kepedulian Dunia Pendidikan

​Kepala Bidang PAUD Disdik Kabupaten Sukabumi, Cecep Supriadi, menyampaikan bahwa kedatangannya merupakan bentuk penugasan langsung dan kepedulian dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi yang saat bersamaan sedang menjalankan tugas di Palabuhanratu.

​”Hari ini saya bersama teman-teman—Pak Kasi PAUD, Ibu Kasi Sarpras, dan Pak Sarim—mengunjungi saudara kita yang terkena musibah kebakaran. Kebetulan di keluarga korban ada anak PAUD dan anak SD,” ujar Cecep Supriadi saat ditemui di lokasi bencana, Sabtu (22/8/2026).

​Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan berupa bahan pokok (sembako), pakaian, hingga sedikit santunan uang tunai untuk membantu kebutuhan mendesak anak-anak dan keluarga korban.

​”Kami hadir atas instruksi Pak Kadis karena beliau sedang ada tugas di Palabuhanratu yang tidak bisa ditinggalkan. Intinya kami melakukan pengecekan, silaturahmi, dan menyerahkan sedikit bantuan sembako, pakaian, serta santunan untuk anak-anak, agar dapat meringankan beban keluarga korban,” tambah Cecep dengan nada empati.

Dukungan Moral dan Doa dari Yayasan Adawah

​Ketua Yayasan Kampus Pendidikan Al-Qur’an Adawah, Kiyai Haji Nordin AR, yang juga hadir di lokasi, mengungkapkan rasa keprihatinannya yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu orang tua siswa/wali murid dari PAUD Adawah.

​”Kami datang dalam rangka menengok keluarga yang mendapatkan musibah kebakaran. Salah satunya adalah anak dari orang tua wali murid PAUD Adawah. Kami dari Yayasan Kampus Pendidikan Al-Qur’an Adawah merasa sangat prihatin dan ikut berduka,” tutur KH Nordin AR.

​Beliau pun memimpin doa bersama di lokasi agar keluarga Ibu Enung diberikan ketabahan dan kemudahan oleh Allah SWT dalam menghadapi ujian ini.

​”Untuk meringankan beban mereka, kami menyerahkan sedikit bantuan. Moga-moga apa yang menimpa ini diberikan ketabahan, kesabaran, dan Allah SWT memberikan ganti yang jauh lebih baik,” doa KH Nordin AR tulus.

Senyum Harapan Ibu Enung

​Menerima kepedulian dan kehangatan dari jajaran Disdik serta Yayasan Adawah, mata Ibu Enung tampak berkaca-kaca. Meski masih dibalut kesedihan, senyum haru dan rasa syukur terpancar dari wajahnya.

​”Sangat membantu… Terima kasih banyak,” ungkap Ibu Enung lirih sembari menyatukan kedua telapak tangannya sebagai tanda terima kasih.

​Ketika ditanya mengenai kondisi dan harapannya ke depan, Ibu Enung yang kini mengungsi sementara di rumah kontrakan Pak RW berharap rumahnya bisa segera dibangun kembali agar anak-anaknya dapat tinggal dengan nyaman.

​”Sementara tidur di kontrakan Pak RW, Pak Aal di atas. Harapannya mudah-mudahan cepat kembali pulih dan rumah bisa dibangun lagi,” tuturnya penuh harapan.

​Kehadiran jajaran Disdik Kabupaten Sukabumi dan Yayasan Adawah ini menjadi bukti nyata bahwa di balik gelapnya musibah, selalu ada cahaya kepedulian dan kebersamaan warga Sukabumi yang saling menguatkan.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Exit mobile version