Indeks

Secercah Harapan di Antara Puing Kebakaran Bojong Kuring: Ketika Identitas dan Senyum Korban Kembali Dipulihkan

Lurah Cibadak Ridwan Kurniawan dan Kepala UPTD Disduk Cibadak Yayan Sopyan saat memberikan bantuan dan menyerahkan Data Penduduk baru bagi penyintas Kebakaran.

SUKABUMISATU.com – Duka mendalam yang menyelimuti tiga keluarga di Kampung Bojong Kuring, RT 02/RW 26, Kelurahan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, perlahan berganti menjadi kehangatan. Usai si jago merah melahap habis tempat tinggal mereka pada Jumat (21/8/2026) sore, aksi cepat lintas instansi pada Senin (24/8/2026) hadir bukan sekadar menyalurkan bantuan fisik, melainkan mengembalikan martabat dan harapan bagi 10 jiwa yang terdampak.

​Di tengah puing-puing abu, para korban tak hanya kehilangan harta benda, tetapi juga lembaran identitas diri. Bagi Pak Nanang, salah satu korban terdampak, momen penanganan pascabencana hari itu terasa begitu menyentuh hati. UPTD Disdukcapil Kecamatan Cibadak tidak hanya bergerak cepat menerbitkan kembali Kartu Keluarga, KTP, dan Akta Kelahiran yang hangus, tetapi juga menyerahkan Akta Kematian almarhumah istrinya yang telah berpulang lima tahun lalu. Pemulihan dokumen yang sarat kenangan ini menjadi penawar duka yang amat bermakna.

​Uluran tangan hangat juga mengalir dari Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi bersama Sentra Phalamartha. Bantuan mendesak berupa pakaian, kasur, matras hangat, perlengkapan mandi, hingga bahan pangan diserahkan agar para korban tak lagi merasa sendirian melewati masa-masa sulit ini.

​Lurah Cibadak, Ridwan Kurniawan, yang turun langsung mendampingi warga bersama Forkopimcam, Bhabinkamtibmas, LPMK, Satpol PP, dan Ketua RW setempat, mengungkapkan rasa harunya atas empati seluruh pihak.

​”Alhamdulillah, bantuan sandang pangan dan dokumen kependudukan warga yang terbakar sudah selesai diserahkan. Terima kasih untuk atensi dan kerja sama seluruh instansi terkait yang telah bergerak dengan hati,” ujar Ridwan penuh apresiasi.

​Perjuangan untuk merangkul kembali kehidupan yang layak baru saja dimulai. Pada Rabu (26/8/2026) mendatang mulai pukul 07.30 WIB, semangat gotong royong warga akan kembali menyala melalui bakti sosial pembersihan puing bangunan. Melalui program Kopimasal (Kolaborasi Penanggulangan Masalah Sosial) dan pembukaan pintu donasi bagi publik, pemerintah setempat bertekad mempercepat rekonstruksi ketiga rumah tersebut.

​Ketua RW 26, Arti Ardi (Aall), mewakili para korban menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Di balik sisa-sisa reruntuhan Bojong Kuring, senyum dan asa 10 jiwa terdampak kini kembali tumbuh, menanti hari di mana mereka bisa kembali berteduh di bawah atap rumah yang layak.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra

Exit mobile version