SUKABUMISATU.com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kini tengah mengakselerasi langkah pemulihan bagi warga terdampak bencana pergerakan tanah. Seiring dengan berakhirnya masa tanggap darurat pada Selasa (10/03/26), fokus utama kini beralih pada penyediaan hunian yang aman melalui skema relokasi.
Bupati Sukabumi, Asep Japar, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan gegabah dalam menentukan lokasi baru. Meskipun titik koordinat calon lahan relokasi sudah mulai terpetakan, proses legalitas dan kajian teknis tetap menjadi syarat mutlak.
”Sebetulnya bayang-bayang lokasinya sudah ada, tetapi kita akan bermohon dulu ke Provinsi Jawa Barat. Setelah itu akan dicek apakah tanahnya aman atau tidak, termasuk kajian geologi, supaya ke depan tidak terjadi pergeseran tanah lagi,” ujar Asep Japar.
Peran Teknis Disperkim dalam Transisi Pemulihan
Menindaklanjuti arahan Bupati, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, menyatakan bahwa pihaknya tengah bersiap menata infrastruktur permukiman di lokasi yang nantinya disetujui. Disperkim akan menjadi garda terdepan dalam memastikan bahwa kawasan hunian baru tersebut layak huni dan memiliki mitigasi bencana yang baik.
Sendi Apriadi menjelaskan bahwa tahap transisi ini memerlukan ketelitian administratif dan teknis agar bantuan pembangunan rumah bagi warga tepat sasaran dan berkelanjutan.
Pernyataan Kadisperkim, Sendi Apriadi:
”Sesuai arahan Bapak Bupati, kami di Disperkim sedang melakukan koordinasi intensif terkait validasi data warga yang benar-benar harus direlokasi. Kami tidak hanya memikirkan sekadar membangun rumah, tapi membangun kawasan yang stabil secara geologis. Tim teknis kami akan segera turun ke lapangan untuk memastikan site plan di lahan calon relokasi tersebut benar-benar aman dari risiko pergerakan tanah di masa depan. Fokus kami adalah menjamin kenyamanan dan keamanan jangka panjang bagi masyarakat.”
Penutupan Status Tanggap Darurat
Dengan ditutupnya status tanggap darurat hari ini, penanganan bencana di Kabupaten Sukabumi kini resmi memasuki tahap transisi menuju pemulihan. Seluruh bantuan logistik dan rencana pembangunan fisik akan diintegrasikan melalui dinas terkait, di mana Disperkim memegang peranan kunci dalam perencanaan tata ruang permukiman warga.
”Status tanggap darurat kita tutup hari ini, setelah itu masyarakat akan masuk ke tahap transisi pemulihan,” pungkas Bupati Asep Japar.
Reporter: Mawaldi
Editor: Demi Pratama Adiputra
