SUKABUMISATU.COM – Polres Sukabumi Kota memastikan sejumlah foto tiga orang pemuda yang tergeletak di Jalan Selabintana tepatnya di Cimanggah, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi adalah korban kecelakaan lalu lintas. Narasi yang menyebutkan ketiga orang tersebut korban pembacokan geng motor dipastikan hoaks.
Hal tersebut diungkapkan Humas Polres Sukabumi kota, Iptu Astuti Setyaningsih. Berdasarkan hasil pemeriksaan polisi diketahui peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 04.40 WIB.
“Memang tadi personel kami menemukan unggahan tersebut, sudah kami klarifikasi dan balas bahwa foto tersebut merupakan korban kecelakaan Lalulintas,” ucap Astuti dalam keterangan yang diterima redaksi sukabumisatu.com.
Astuti pun mengimbau masyarakat untuk bijak dalam bermedsos. Masyarakat perlu mengecek kebenaran informasi dengan mengkonfirmasi kepada yang kompeten menangani.
“Cek kebenarannya atau bisa mengkonfirmasi kepada yang kompeten atau sesuai bidangnya,” singkatnya.
Sementara itu, hasil penyelidikan polisi menyebutkan tiga korban kecelakaan lalu lintas adalah para remaja yang masing-masing brinisial IM, F, dan AFR. IM membonceng dua rekannya dan mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi dari arah selabintana menuju Kota Sukabumi.
Kecelakaan diduga terjadi karena IM tak mampu mengendalikan laju sepeda motornya. Alhasil sepeda motor yang mereka tumpangi terlibat kecelakaan tunggal, oleng dan menabrak trotoar.
“Satu orang korban meninggal dunia di lokasi, dua orang lainnya mengalami luka berat. Ketiganya langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH,” kata Ipda Jajat Munajat, Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi Kota.
“Mereka menumpangi sepeda motor yang dikendarai dengan kecepatan tinggi. Sesampainya di sekitar Cimanggah, pengendara diduga tidak bisa mengendalikan sepeda motornya hingga oleng dan menabrak trotoar,” tukas Jajat.
Redaktur: Mulvi Mohammad Noor











