SUKABUMISATU.com, NYALINDUNG – Semangat gotong royong ditunjukkan warga Kampung Cipiit, Desa Bojongsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi. Pasca terjangan banjir bandang yang menghanyutkan akses utama desa, warga bersama petugas gabungan kini bergerak cepat membangun jembatan darurat, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan ini pun mendapat perhatian khusus dari jajaran kepolisian. Hadir di lokasi untuk meninjau sekaligus memotivasi warga, Wakapolres Sukabumi Kompol Fajri Anbiya, S.I.K., M.H., didampingi Kapolsek Nyalindung IPTU Yanuar Fajar.
Pantauan di lapangan sejak pukul 09.00 WIB, puluhan warga dibantu unsur Pemerintah Desa, aparat Kecamatan, relawan, serta personel kepolisian tampak bahu-membahu mengolah material kayu dan bambu. Meski dengan peralatan seadanya, proses pembangunan dilakukan secara swadaya demi memastikan aktivitas ekonomi dan pendidikan warga tidak lumpuh total.
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nyalindung, A. Ahmad, mengungkapkan bahwa aksi cepat ini merupakan tindak lanjut dari rusaknya infrastruktur vital akibat cuaca ekstrem beberapa waktu lalu.
”Hari ini kami bersama unsur pemdes, TNI-Polri, dan masyarakat melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan darurat. Kehadiran Bapak Wakapolres dan Kapolsek Nyalindung tentu menambah semangat warga untuk segera memulihkan akses ini,” ujar Ahmad kepada SukabumiSatu.com.
Prioritas Keamanan dan Aksesibilitas
Meski bersifat sementara, pembangunan jembatan darurat ini tetap memperhatikan aspek teknis agar aman dilintasi. Pemerintah desa bersama pihak kepolisian dan instruktur di lapangan terus memastikan konstruksi mampu menopang beban pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
”Kita upayakan secepatnya rampung agar jalur transportasi kembali normal. Fokus utama kita adalah supaya anak-anak sekolah dan warga yang mau menjual hasil bumi ke pasar tidak lagi terhambat,” tambahnya.
Solidaritas di Tengah Bencana
Kehadiran pejabat kepolisian di tengah masyarakat ini menegaskan sinergitas antara aparat dan warga dalam penanggulangan bencana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan menjadi kunci utama percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah pelosok Sukabumi.
Dengan adanya jembatan darurat ini, diharapkan roda perekonomian dan kegiatan sosial di Desa Bojongsari bisa kembali berdenyut, sembari menunggu langkah perbaikan permanen dari instansi pemerintah terkait.
Reporter: Arismanto











