SUKABUMISATU.COM, PALABUHANRATU – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi tengah memacu pengerjaan rekonstruksi Jalan Ahmad Yani, tepatnya di depan RSUD Palabuhanratu. Jalan yang selama ini kerap dikeluhkan warga karena sering mengalami kerusakan tersebut, kini dirombak total menggunakan konstruksi beton (rigid).
Kepala Dinas PU Kabupaten Sukabumi, Uus Firdaus, turun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan proyek tersebut berjalan sesuai spesifikasi. Dengan mengenakan rompi dinas dan sepatu bot kuning, Uus menyisir area pengerjaan pada Rabu (15/04/2026).
“Kami ingin memastikan kualitas beton yang dihamparkan benar-benar maksimal. Mengingat jalur ini adalah akses vital menuju rumah sakit, kekuatannya harus terjamin agar tidak lagi bolak-balik diperbaiki,” ujar Uus di sela-sela pantauannya.
Jalan Ahmad Yani sebelumnya sempat dijuluki warga sebagai “langganan proyek” lantaran aspalnya yang cepat mengelupas akibat beban kendaraan dan drainase yang kurang optimal. Dengan skema betonisasi ini, DPU menargetkan pengerjaan rampung sepenuhnya pada Juni mendatang.
Bersihkan Drainase di Kawasan Jajaway
Selain fokus pada betonisasi jalan protokol, Dinas PU melalui UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu juga gencar melakukan pemeliharaan rutin di kawasan perkantoran Jajaway. Sebanyak 13 personel diterjunkan untuk membersihkan bahu jalan dan drainase dari sedimentasi serta sampah.
Kepala UPTD PU Wilayah IV Palabuhanratu, Edi Mulyadi, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan antisipasi agar genangan air tidak merusak struktur jalan yang sudah ada.
”Kami terjunkan 13 personel untuk membersihkan rumput liar dan sampah di drainase. Ini penting, karena musuh utama jalan adalah air. Jika drainasenya lancar, umur jalan akan lebih panjang,” ungkap Edi.
Ia pun mengimbau masyarakat dan pengguna jalan di kawasan pusat pemerintahan tersebut untuk ikut menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
”Pembangunan yang sudah dilakukan pemerintah tentu butuh dukungan masyarakat. Minimal dengan tidak membuang sampah ke selokan agar aliran air tetap lancar dan jalan tetap awet,” pungkasnya. (Redaksi)











