Sambut Kemenangan, Ratusan Warga Cikalong Cidahu Meriahkan Malam Takbiran dengan Pawai Obor

Pawai Bedug di Kecamatan Cidahu. Jum'at, (20/03/2026).
banner 468x60

CIDAHU, SUKABUMISATU.com – Gema takbir berkumandang memenuhi langit Kampung Cikalong, Desa Jayabakti, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, pada malam Idul Fitri 1447 Hijriah. Jum’at, (20/03/2026). Ratusan warga tumpah ruah ke jalan menggelar aksi pawai obor dan takbir keliling sebagai bentuk suka cita menyambut hari kemenangan.

​Pantauan di lokasi menunjukkan suasana yang berbeda dan lebih meriah dari tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya sekadar obor bambu yang menyala, warga juga memeriahkan suasana dengan tabuhan bedug yang ritmis, penampilan drumband, hingga iring-iringan kendaraan yang dilengkapi sound system menggelegar untuk mengiringi lantunan takbir.

banner 325x300

​Kegiatan ini pun menjadi daya tarik tersendiri di wilayah Kecamatan Cidahu. Pasalnya, tradisi pawai besar-besaran seperti ini secara konsisten hanya rutin dilaksanakan oleh warga Cikalong Bojong Pari.

Baca Juga  Malam Takbir Berdarah di Waluran, Seorang Pemuda Terkapar Kena Sabetan Sajam

​Koordinator pawai, Liyus, mengungkapkan bahwa kegiatan ini telah menjadi warisan tradisi tahunan yang mendarah daging bagi warga setempat. Setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan, momen ini menjadi puncak ekspresi kebahagiaan warga.

​”Memang setiap tahun kami rayakan seperti ini. Walaupun terkadang arus lalu lintas sedikit tersendat, para pengguna jalan sangat memaklumi, bahkan tidak sedikit yang justru ikut bergabung dalam barisan pawai,” ujar Liyus kepada sukabumisatu.com.

​Liyus menambahkan, selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga dan menjaga marwah syiar Islam di kampung mereka. Ia menaruh harapan besar agar semangat ini tidak padam dan terus dilanjutkan oleh para pemuda.

Baca Juga  Harga Daging Sapi di Pasar Cibadak Meroket Jelang Lebaran, Pedagang dan Emak-emak Menjerit!

​”Mudah-mudahan ke depan kegiatan ini bisa semakin meriah. Kami ingin tradisi ini tetap dilestarikan oleh anak-anak muda, jangan sampai hilang ditelan zaman,” pungkasnya.

​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di sekitar lokasi terpantau padat namun tetap kondusif di bawah pengawasan warga secara swadaya.

Reporter: Chuba Yusuf

​Editor: Demi Pratama Adiputra

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *