Rabu,22 April 2026
Pukul: 02:03 WIB

Sungai Cidadap Meluap, Banjir dan Longsor Terjang Simpenan, Puluhan Warga Mengungsi

Sungai Cidadap Meluap, Banjir dan Longsor Terjang Simpenan, Puluhan Warga Mengungsi

Selasa, 16 Desember 2025
/ Pukul: 13:20 WIB
Selasa, 16 Desember 2025
Pukul 13:20 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Simpenan sejak Minggu (14/12/2025) sore hingga Senin dini hari mengakibatkan Sungai Cidadap meluap dan merendam permukiman warga di Desa Cidadap, Kabupaten Sukabumi. Akibat kejadian tersebut, puluhan warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Luapan air sungai menerjang Kampung Sawah Tengah, Kedusunan Kawungluwuk. Derasnya arus menyebabkan sejumlah rumah warga terendam, bahkan beberapa di antaranya roboh dan hanyut terbawa arus. Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi hampir bersamaan di beberapa titik, seperti Kampung Babakan, Kampung Cisarua, dan Kampung Cipanas.

Baca Juga  Terdampak Gempa 4.0, Ruang Kelas SDN Gunung Biru di Simpenan Sukabumi Roboh

Salah seorang warga, Sumardiana, mengatakan banjir datang secara tiba-tiba sekitar tengah malam. Hujan deras yang turun sejak selepas Magrib menyebabkan debit air sungai dari hulu meningkat dan meluap ke permukiman warga.

“Di Kampung Cisarua sekitar 15 rumah terendam, sementara di Kampung Babakan sedikitnya 10 rumah terdampak. Di Kampung Sawah Tengah, satu bangunan majelis dan dua rumah warga roboh serta hanyut terbawa arus,” ujarnya.

Sebagian besar warga terdampak mengungsi ke SDN Kawungluwuk. Selain itu, ada pula warga yang mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Berdasarkan data sementara, sekitar 20 kepala keluarga mengungsi di lokasi tersebut dan membutuhkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, perlengkapan bayi, dan selimut.

Baca Juga  Banjir Bandang Terjang Cikidang Sukabumi Malam Hari, Lebih dari 20 Rumah Terendam

Kapolsek Simpenan, AKP Bayu Sunarti, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak cepat setelah menerima laporan bencana. Personel diterjunkan ke lokasi untuk membantu evakuasi warga serta menyalurkan bantuan awal berupa beras, mi instan, dan perlengkapan bayi.

“Kondisi di lokasi masih cukup berbahaya karena arus air deras dan tanah labil. Kami mengimbau warga agar tidak bertahan di rumah dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman,” tegasnya.

Hingga Senin sore, aparat gabungan dari Forkopimcam Simpenan bersama warga masih melakukan pendataan dan pemantauan di lokasi terdampak, sembari menunggu bantuan lanjutan dari instansi terkait.

Baca Juga  Wabup Iyos Somantri, Hadiri Tanam Perdana Sorgum Di Desa Kertajaya Simpenan

Related Posts

Add New Playlist