Rumah Makan Padang Mega Ceria Terbakar, Pengunjung dan Warga Panik Selamatkan Diri

Kebakaran Rumah Makan Padang di Cibadak Sukabumi. Sabtu, (15/11/25).

SUKABUMISATU.com – Suasana sore di Jalan Lodaya, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cibadak, berubah mencekam ketika Rumah Makan Padang Mega Ceria tiba-tiba dilalap api pada Sabtu (15/11/2025) sekitar pukul 17.20 WIB. Asap hitam tebal terlihat membumbung tinggi, membuat warga dan pengendara yang melintas panik.

Galih (30), seorang pengguna jalan, mengaku menjadi salah satu saksi pertama yang melihat kobaran api. Ia yang saat itu sedang melintas bersama istrinya langsung kaget ketika melihat percikan api yang kemudian membesar.

“Saya lihat ada api, kemungkinan dari tabung gas. Ada beberapa kali ledakan seperti dari gas atau freon kulkas. Karena panik, saya langsung telepon orang kecamatan supaya cepat koordinasi ke Damkar Cibadak,” ungkapnya.

Tak hanya warga, pengunjung rumah makan pun ikut merasakan detik-detik menegangkan sebelum api membesar. Pahrid (20), yang baru saja selesai makan, menceritakan bahwa situasi di dalam rumah makan mulanya tenang. Musik terdengar, para pegawai sibuk, dan tidak ada yang menyadari adanya kebocoran gas.

Baca Juga  Diduga Bocor Selang Gas, Ruko dan Rumah di Cikembar Hangus Terbakar

“Pas beres makan, tiba-tiba ada suara ledakan dari belakang. Musik keras jadi gas bocor enggak kedengeran. Waktu saya lihat, api sudah gede. Tabung gas ada tiga berdekatan, satu bocor nyembur ke terminal listrik, lalu meledak,” tuturnya.

Ia sempat berlari ke dapur untuk memastikan dua pegawai lainnya selamat dan berusaha membantu memadamkan api dengan air seadanya.

Proses Pemadaman Dramatis

Danpos Damkar Posko V Cibadak menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 17.27 WIB dan langsung meluncur ke lokasi tiga menit kemudian. Namun begitu tiba di tempat kejadian, api sudah membesar karena banyaknya tabung gas di dapur.

Baca Juga  Tiga Rumah Panggung di Cimanggu Ludes Terbakar, Kerugian Capai Rp215 Juta

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Hanya barang-barang berharga seperti BPKB mobil dan surat rumah ikut terbakar,” katanya.

Pemadaman sempat terhambat kondisi jalan yang padat, namun berkat kerja sama tiga unit damkar—dua dari Pos V Cibadak dan satu dari Cisaat—api akhirnya berhasil dijinakkan dalam waktu satu setengah jam.

Meski tidak merembet ke bangunan lain, satu unit rumah makan Padang tersebut hangus terbakar. Kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta, meliputi bangunan dan peralatan usaha.

Kebakaran ini menyisakan duka bagi pemilik dan para pekerja rumah makan. Dalam sekejap, tempat mereka mencari nafkah dan dokumen penting hilang dilalap api.

Baca Juga  Mobil Angkutan Gas Terbakar Hebat di Citarik, Lalu Lintas Lumpuh dan Warga Panik

Namun, di balik kepanikan dan kerugian, warga sekitar bersyukur bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. (Suhendi Soex/Mawaldi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *