Diduga Hirup Gas Beracun, Pria Sukabumi Meninggal di Dalam Sumur

Jenazah korban bersama petugas dan pemilik rumah di RSUD Sekarwangi. Kamis, (9/10/25).

SUKABUMISATU.com – Peristiwa nahas menimpa seorang warga bernama Abidin Abdurohim, warga Kampung Tanjung Arum, Desa Sukasari, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi. Ia meninggal dunia setelah jatuh ke dalam sumur di Perum Alam Layung Indah Blok Ali 3 No. 3, Desa Cisande, Kecamatan Cicantayan, pada Kamis (9/10/2025) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, ketika korban sedang memperbaiki mesin air (Sanyo) milik Asep Kamilah, seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang tinggal di lokasi kejadian.

Menurut keterangan saksi, sebelum kejadian korban sempat menyanggupi permintaan pemilik rumah untuk memperbaiki mesin air yang rusak. Saat proses perbaikan, paralon sambungan bagian bawah terlepas, dan korban kemudian turun ke dalam sumur untuk memperbaikinya.

Baca Juga  Babeh Asjap Kerahkan Tim Teknis untuk Perbaikan Jalan Amblas di Cicantayan Sukabumi

Namun tak lama setelah berada di dalam sumur, korban mengeluh sesak napas. Pemilik rumah sempat meminta korban untuk segera naik, namun korban tidak sempat menyelamatkan diri dan akhirnya terjatuh ke dasar sumur. Diduga kuat, korban menghirup gas beracun dari dalam sumur.

Warga sekitar dan beberapa mahasiswa dari PT LPK Denk Style Inovasi yang sedang berolahraga di sekitar lokasi berusaha memberikan pertolongan. Namun, upaya tersebut gagal karena mereka juga merasakan sesak napas ketika turun ke dalam sumur.

Tim Rescue Damkar Kabupaten Sukabumi yang dipimpin oleh Irsan tiba di lokasi sekitar pukul 08.35 WIB, kemudian melakukan proses evakuasi dengan dibantu warga dan aparat setempat. Sekitar pukul 09.00 WIB, jenazah korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Sekarwangi menggunakan ambulans Klinik ALI.

Baca Juga  Bupati Sukabumi Tinjau RSUD Sekarwangi, Pastikan Pelayanan Pasien Tetap Optimal

 

Petugas Damkar Sukabumi, Yadi, mengatakan korban kemungkinan meninggal akibat menghirup gas beracun di dalam sumur.

“Seharusnya korban menunggu gas di dalam sumur menguap terlebih dahulu sebelum turun. Karena tidak ada persiapan matang, korban langsung turun dan akhirnya mengalami sesak,” jelas Yadi.

Aparat dari Babinsa Koramil 0607-11/Cibadak, Bhabinkamtibmas, serta perangkat Desa Cisande dan Kecamatan Cicantayan turut membantu proses evakuasi dan pendataan di lokasi kejadian.

Proses evakuasi dinyatakan selesai pada pukul 09.20 WIB dalam keadaan aman.

Reporter: Suhendi Soex

Editor: Demi Pratama Adiputra 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *