SUKABUMISATU.com, Waluran — Peringatan Hari Jadi Kabupaten Sukabumi (HJKS) ke-156 Tahun 2026 di Kecamatan Waluran menjadi momentum untuk mendorong pengembangan potensi lokal, khususnya sektor agroindustri dan pariwisata.
Hal itu disampaikan Sekretaris Kecamatan Waluran sekaligus Ketua Panitia HJKS ke-156 tingkat Kecamatan Waluran, Hj. Herni Misriani, S.Tr.Keb., SE., SKM., MM., dalam rangkaian kegiatan HJKS, Senin (28/9/2026).
Mengusung tema “Memacu Agroindustri, Memajukan Pariwisata”, Herni mengatakan tema tersebut memiliki makna penting bagi masyarakat Waluran yang memiliki beragam potensi daerah.
Menurutnya, Kecamatan Waluran memiliki potensi di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, UMKM hingga pariwisata. Jika seluruh potensi tersebut dikelola secara bersama-sama, kreatif, inovatif dan berkelanjutan, maka dapat memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Agroindustri tidak hanya berbicara mengenai hasil pertanian, tetapi juga bagaimana hasil produksi masyarakat dapat diolah, dikembangkan, dikemas dan dipasarkan sehingga memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi,” ujarnya.
Sementara di sektor pariwisata, Herni menilai pengembangannya tidak hanya bergantung pada keindahan suatu tempat. Pariwisata juga berkaitan dengan kreativitas masyarakat, ekonomi lokal, budaya, kuliner, UMKM, pelayanan, kebersihan, keamanan hingga keramahan masyarakat.
Karena itu, momentum HJKS ke-156 diharapkan menjadi bagian dari gerakan bersama untuk menggali, mengembangkan sekaligus mempromosikan berbagai potensi lokal Kecamatan Waluran.
“Sehingga dapat memberikan manfaat serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Selain menjadi momentum peringatan hari jadi, rangkaian HJKS tingkat Kecamatan Waluran juga diisi dengan berbagai kegiatan pelayanan masyarakat, promosi potensi daerah, peningkatan kesehatan serta penguatan ekonomi lokal.
Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain pelayanan administrasi kependudukan, senam sehat, jalan santai, cek kesehatan gratis, donor darah, bazar UMKM, photo selfie kegiatan HJKS, pelayanan laporan kehilangan dari kepolisian, serta pelayanan pembukaan rekening baru dan layanan perbankan BJB.
Panitia juga menghadirkan pembagian bubur hanjeli gratis sebagai upaya memperkenalkan sekaligus melestarikan potensi pangan lokal kepada masyarakat.
Herni berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah, Forkopimcam, pemerintah desa, instansi dan UPT/UPTD, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, pemuda serta masyarakat.
“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan oleh pemerintah sendiri. Pembangunan membutuhkan kolaborasi, partisipasi, gotong royong dan kepedulian seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak masyarakat menjadikan HJKS ke-156 sebagai momentum untuk semakin mencintai Kabupaten Sukabumi dan Kecamatan Waluran, menjaga budaya gotong royong, kebersihan lingkungan, ketertiban dan keamanan, serta mendukung berbagai program pembangunan pemerintah daerah.
“Mari kita bersama-sama menjaga persatuan dan kebersamaan, mengembangkan potensi lokal, mendukung UMKM, menjaga lingkungan serta menciptakan Kecamatan Waluran yang semakin maju, pelayanan publik yang semakin baik, masyarakat yang semakin sehat dan semakin sejahtera,” pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut, Herni turut menyampaikan apresiasi kepada Camat Waluran, jajaran Forkopimcam, para kepala desa, UPT/UPTD, sponsor dan mitra kerja, tenaga kesehatan, kepolisian, Samsat, BJB, pelaku UMKM, seluruh panitia serta masyarakat Kecamatan Waluran yang telah mendukung pelaksanaan rangkaian HJKS ke-156 Tahun 2026.
Ia berharap seluruh dukungan dan kebersamaan tersebut menjadi amal kebaikan serta membawa keberkahan bagi masyarakat Kecamatan Waluran dan Kabupaten Sukabumi.
Reporter: Maulana Yusup












