SUKABUMISATU.com – Gerakan Pramuka dituntut hadir sebagai solusi strategis dalam membentuk karakter generasi muda di tengah derasnya arus digitalisasi. Organisasi pendidikan non formal ini dipandang memiliki peran penting menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan berjiwa pemimpin.
Dorongan tersebut muncul dalam Apel Besar Hari Pramuka Ke-64 Tingkat Kwarcab Kabupaten Sukabumi Tahun 2025 yang digelar di Lapang Cijagung, Kecamatan Kadudampit, Rabu (24/9/2025).
Bupati Sukabumi H. Asep Japar menegaskan, pramuka harus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri bangsa.
“Gerakan pramuka harus terus bertransformasi, termasuk dalam kurikulum dan pola pembinaan yang relevan dengan era digital. Ideologi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan semangat Bhinneka Tunggal Ika tetap harus menjadi dasar setiap langkah pramuka,” katanya.
Gerakan Pramuka disebut menjadi salah satu komponen penting dalam mendukung program pemerintah, terutama pendidikan karakter. Dengan pembinaan yang konsisten, pramuka diyakini mampu mencetak generasi muda yang disiplin, tangguh, dan siap bersaing di masa depan.
Dalam kegiatan tersebut, juga diluncurkan aplikasi Saktisandika (Sistem Akreditasi dan Data Potensi Satuan Pendidikan Pramuka) oleh Bupati Sukabumi bersama Wakil Bupati H. Andreas. Aplikasi ini diharapkan dapat memperkuat sistem pembinaan pramuka di tingkat daerah.
Selain itu, Apel Besar Pramuka ke-64 juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan, bantuan, serta hadiah perlombaan yang diikuti oleh anggota pramuka dari berbagai gugus depan di Kabupaten Sukabumi. (Aris)











