SUKABUMISATU.com, Sukabumi – Kasus dugaan pelecehan seksual yang menimpa seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) saat menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL) di lingkungan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi mendapat perhatian serius dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi.
Korban diketahui merupakan siswi kelas 11 salah satu SMK di Kabupaten Sukabumi. Ia diduga mengalami tindakan tidak senonoh ketika menjalankan kegiatan PKL di instansi pemerintah tersebut.
Dalam kasus ini, seorang oknum pejabat senior di lingkungan Dishub Kabupaten Sukabumi berinisial TIP dilaporkan sebagai terlapor. Status tersebut masih dalam proses penanganan dan pendalaman oleh pihak berwenang.
Kepala DP3A Kabupaten Sukabumi, Agus Sanusi, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima informasi mengenai dugaan kasus tersebut pada Minggu (13/9/2026).
Melalui UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Wilayah Sukabumi, DP3A kemudian menerjunkan tim untuk memberikan pendampingan kepada korban hingga ke kediamannya di wilayah Kecamatan Cibadak.
“Sejak menerima informasi pada 13 September, kami langsung bergerak melakukan penelusuran. Selanjutnya, UPTD PPA melaksanakan asesmen awal serta mendampingi korban saat pemeriksaan BAP oleh tim Unit PPA Polres Sukabumi,” ujar Agus Sanusi, Selasa (15/9/2026).
Pendampingan tidak hanya dilakukan dalam proses hukum. DP3A Kabupaten Sukabumi juga memberikan pendampingan psikologis secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya pemulihan kondisi korban.
Agus Sanusi mengaku prihatin atas dugaan peristiwa tersebut. Terlebih, korban masih berstatus sebagai pelajar dan tergolong anak yang harus mendapatkan perlindungan.
Menurutnya, perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab bersama, termasuk lingkungan pendidikan maupun instansi yang menjadi tempat pelaksanaan PKL.
“DP3A sangat prihatin dengan kejadian ini. Mudah-mudahan tidak ada lagi kejadian serupa di masa mendatang. Anak-anak adalah masa depan bangsa yang wajib kita jaga dan lindungi bersama,” pungkasnya.
Reporter: Mawaldi
Editor: Chuba
