SUKABUMISATU.com — Hujan deras yang disertai cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kabupaten Sukabumi, khususnya Kecamatan Simpenan, pada Minggu malam (13/4/2025) sekitar pukul 21.30 WIB. Akibatnya, tiga jembatan penghubung antar desa dan kecamatan mengalami kerusakan parah.
Laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops-PB) BPBD Kabupaten Sukabumi menyebutkan, banjir yang terjadi akibat luapan sungai menghantam infrastruktur jembatan di tiga titik lokasi, yaitu:
1. Jembatan Cidadap
Berlokasi di Kampung Bojongkopo, Desa Loji. Merupakan jalur alternatif di ruas jalan nasional Bagbagan–Kiara Dua. Jembatan ini kembali ambruk setelah sebelumnya sempat digunakan untuk kendaraan roda empat (R4). Saat ini, akses dialihkan ke jembatan lama yang hanya bisa dilalui satu arah, dengan batas ketinggian maksimal 2,1 meter.
2. Jembatan Naringgul
Terletak di Kampung Naringgul RT 09 RW 08, Desa Loji, jembatan ini menghubungkan Kampung Pasir Pogor, Sawah Bera, dan Cipicung. Sebelumnya putus pada 6 Maret dan telah diperbaiki secara darurat pada 11 April, namun kembali rusak total. Dengan ukuran panjang 5 meter dan lebar 2,5 meter, jembatan ini kini tidak dapat dilalui pejalan kaki maupun kendaraan roda dua.
3. Jembatan Cibubuay
Jembatan penghubung Desa Mekarasih dan Warungkiara di ruas jalan kabupaten ini mengalami putus akibat erosi tanah. Terletak di Kampung Bojongsari RT 012 RW 03, Desa Mekar Asih, jembatan sepanjang 9 meter dan lebar 3 meter ini hanya dapat dilalui oleh kendaraan roda dua, namun berisiko tinggi karena kondisi struktur masih labil.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan korban jiwa maupun luka. Namun, kerusakan jembatan diperkirakan mencapai 70 persen. Estimasi kerugian materi masih dalam kajian pihak berwenang. (Chandra)







