SUKABUMISATU.com, Surade — Satu unit bangunan kobong Pesantren Riyadulhidayah di Kampung Cisuren, RT 003/RW 006, Desa Jagamukti, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, terbakar pada Selasa (29/9/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dari charger telepon seluler (HP) yang terhubung ke terminal listrik. Percikan api kemudian menyambar material bangunan yang sebagian terbuat dari kayu dan bambu hingga api dengan cepat membesar.
P2BK Surade Asep Abdulazis mengatakan, titik api pertama kali diketahui berasal dari charger HP yang sedang digunakan.
Mengetahui kobong terbakar, seorang saksi bernama Rida bersama warga sekitar berupaya melakukan pemadaman secara manual sembari meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.
Petugas Pos Damkar Kecamatan Surade tiba di lokasi sekitar pukul 19.30 WIB dan langsung melakukan penanganan bersama warga. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 20.40 WIB.
Bangunan kobong berukuran sekitar 4 x 10 meter tersebut mengalami kerusakan berat dan sebagian besar hangus terbakar. Meski demikian, tidak ada korban jiwa maupun warga yang harus mengungsi.
Sebanyak lima santri yang menetap di kobong tersebut berhasil menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.
Bangunan tersebut merupakan bagian dari Pesantren Riyadulhidayah yang diasuh Ustad Cece, 65 tahun, seorang guru ngaji yang berdomisili di Kampung Cisuren.
Akibat kebakaran tersebut, kerugian material ditaksir mencapai sekitar Rp80 juta.
Setelah api berhasil dipadamkan, petugas gabungan memastikan kondisi di lokasi aman. Penanganan melibatkan Pos Damkar Surade, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, P2BK, Tagana, serta warga setempat.
Adapun kebutuhan mendesak pascakebakaran meliputi kasur, terpal, pakaian, makanan siap saji, dan material atau alat-alat bangunan.
Reporter: Maulana Yusup












