Rabu,25 Februari 2026
Pukul: 20:18 WIB

Bahayakan Pengendara, Ceceran Lumpur Proyek Tol di Nagrak Disemprot Damkar

Bahayakan Pengendara, Ceceran Lumpur Proyek Tol di Nagrak Disemprot Damkar

Rabu, 25 Februari 2026
/ Pukul: 20:00 WIB
Rabu, 25 Februari 2026
Pukul 20:00 WIB
Facebook
Twitter
Telegram
WhatsApp

SUKABUMISATU.com – Ruas Jalan Raya Nagrak – Cibadak, Kabupaten Sukabumi, mendadak jadi momok menakutkan bagi para pengendara, khususnya roda dua. Ceceran tanah merah yang terbawa ban truk proyek jalan tol membuat aspal berubah menjadi lintasan lumpur yang licin dan mematikan.

​Merespons banyaknya keluhan warga dan insiden pemotor yang tergelincir, tim dari Posko 5 Pemadam Kebakaran (Damkar) Cibadak turun tangan melakukan pembersihan, Rabu (25/02/2026).

​Danpos Damkar Posko 5 Cibadak, Iyep Yosepa, mengatakan bahwa pihaknya segera meluncur ke lokasi setelah menerima laporan adanya ancaman keselamatan di jalan tersebut.

Baca Juga  Semrawut di Balik Megaproyek Tol Bocimi: Kabel Putus, Irigasi Tertutup, dan Urugan dari Tambang Tanpa Izin

​”Memang betul, jalanan sangat licin akibat sisa tanah yang terbawa oleh mobil proyek tol ini. Kami diminta bantuan untuk membersihkan lumpur yang menempel di aspal agar tidak terus memakan korban,” ujar Iyep saat ditemui di sela-sela proses penyemprotan.

Petugas Damkar Cibadak bersihkan matrial tanah dan lumpur di Ruas Jalan Nagrak – Cibadak.

​Iyep tidak menampik bahwa kondisi ini telah memicu sejumlah kecelakaan. “Berdasarkan informasi yang kami terima, sudah banyak pengendara roda dua yang tergelincir. Fokus kami saat ini adalah menyapu bersih sisa tanah tersebut demi keamanan bersama,” tegasnya.

Apresiasi Warga dan Harapan Kedepan

Baca Juga  Sopir Angkot dan Ojol Blokir Jalan Alternatif Nagrak-Cibadak, Tuntut Perbaikan Jalan dan Batasi Truk Proyek Tol

​Langkah sigap petugas pemadam kebakaran ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Doni, warga Jelegong, Kecamatan Nagrak, mengaku lega dengan adanya tindakan nyata tersebut. Menurutnya, keberadaan tanah di jalanan sudah lama menjadi keresahan warga, terutama saat memasuki musim penghujan.

​”Kami sangat mengapresiasi petugas Damkar yang cepat tanggap. Jujur saja, warga di sini resah karena setiap hujan jalan ini jadi seperti jebakan. Kalau tidak segera dibersihkan, korbannya pasti bertambah,” ungkap Doni.

​Ia juga berharap pihak pengembang proyek lebih memperhatikan dampak lingkungan dari aktivitas kendaraan berat mereka. “Kita dukung pembangunan, tapi jangan sampai keselamatan warga diabaikan. Semoga kedepannya ada langkah antisipasi dari pihak proyek sebelum tanah-tanah itu mengotori jalan umum,” pungkasnya.

Baca Juga  Detik Menegangkan di Leuwi Goong: Pohon Penyelamat Cegah Mobil Jatuh ke Sungai Cicatih

​Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di lokasi sempat mengalami sedikit hambatan saat proses penyemprotan berlangsung, namun kembali normal setelah sisa lumpur berhasil dibersihkan oleh petugas.

Editor: Demi Pratama Adiputra

Reporter: Suhendi Soex

Related Posts

Add New Playlist