48 Rumah di Purwasari Cicurug Disapu Angin dan Hujan, Warga Memilih Bertahan

Petugas dan Relawan Memperbaiki Atap Rumah warga yang rusak akibat tiupan angin dan hujan di Purwasari Cicurug. Rabu, (30/09/26).

SUKABUMISATU.com, Cicurug — Suasana tenang di Desa Purwasari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, mendadak berubah menjadi kepanikan saat langit menumpahkan hujan deras yang disertai terpaan angin kencang pada Rabu (30/9/2026). Dalam sekejap, gemuruh angin menyapu kawasan pemukiman dan meninggalkan jejak kerusakan pada puluhan atap rumah warga.

​Rasa cemas menyelimuti warga di RW 01. Terjangan angin tak berbelas kasih itu merusak sebanyak 48 rumah warga yang tersebar di tiga wilayah RT. Kampung Purwasari RT 01/RW 01 menjadi titik terdampak paling parah dengan total 25 rumah mengalami kerusakan. Tak jauh dari sana, ketakutan serupa dirasakan warga RT 02 dan RT 03, yang masing-masing mencatatkan 9 dan 14 rumah terdampak.

Baca Juga  Longsor di Cicurug Sukabumi, Tiga Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

​Melihat kondisi warganya yang diterpa musibah secara tiba-tiba, Kepala Desa Purwasari, Agus, turun langsung memantau situasi. Di tengah gulungan duka dan puing-puing bangunan, Agus menyelipkan imbauan mendalam agar masyarakat tetap bersiaga menghadapi anomali cuaca yang kian sulit diprediksi.

​”Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Ini juga menjadi pengingat agar kita semua selalu waspada terhadap cuaca yang saat ini tidak bisa diprediksi. Semoga Allah melindungi kita semua di mana pun dan kapan pun,” tutur Agus penuh harap.

​Di balik rintihan kayu yang patah dan atap yang terlepas, ada kisah ketabahan dari masyarakat setempat. Meski tempat tinggal mereka hancur diterjang angin, semangat bertahan warga Purwasari tidak runtuh. Data penanganan mencatat jumlah warga yang mengungsi berada pada angka nihil. Tak ada satu pun dari mereka yang memilih pergi; warga bergeming dan saling bahu-membahu memperbaiki bagian rumah yang masih bisa diselamatkan.

Baca Juga  Akses Jampangtengah-Lengkong Kembali Normal Pagi Ini Usai Tertutup Longsor di Empat Titik

​Hingga kini, petugas gabungan dan pihak terkait masih berada di lapangan untuk memantau situasi secara intensif. Pendataan lanjutan terus bergulir demi memastikan bantuan tepat sasaran dan kondisi lingkungan sekitar kembali aman. Ditengah bayang-bayang cuaca ekstrem yang sulit ditebak, kebersamaan warga Purwasari menjadi fondasi terkuat untuk bangkit menata kembali kehidupan mereka.

Reporter: Chuba Yusuf

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *