Didik Karakter dan Kepedulian Sosial, 800 Siswa YKPA Ad-Da’wah Ikuti Mabit Camp dan Hiking

Mabit Camp YKPA Ad-Dawah Cibadak.

SUKABUMISATU.com, Cibadak — Sebanyak 800 siswa-siswi dari berbagai jenjang pendidikan di bawah naungan Yayasan KPA (YKPA) Ad-Da’wah mengikuti kegiatan Pramuka dan Mabit Camp (Malam Bina Iman dan Taqwa). Kegiatan rutin tahunan ini digelar sebagai upaya melatih kedisiplinan, kepemimpinan, hingga menumbuhkan rasa kepedulian sosial para peserta.

Rangkaian acara diawali dengan kegiatan jelajah alam (hiking) yang melintasi pemukiman warga, perkebunan sawit, hingga kawasan wisata Puncak Panenjoan. Rute perjalanan disesuaikan dengan jenjang usia peserta, mulai dari jarak dekat hingga rute penjelajahan yang lebih jauh.

Ketua Yayasan YKPA Ad-Da’wah, KH Nurdin AR, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program tahunan agenda pendidikan.

“Ini adalah program tahunan tahun ajaran 2026/2027. Salah satunya kegiatan kepramukaan di mana anak-anak dididik untuk memiliki kedisiplinan, kepemimpinan, serta dipupuk kesolidaritasan di antara sesama peserta,” ujar KH Nurdin AR saat ditemui di lokasi kegiatan.

Baca Juga  Truk Aqua Terguling di Pamuruyan Cibadak Sukabumi, Kecelakaan Libatkan Empat Kendaraan 

Kiai Nurdin menjelaskan, pemilihan rute hiking yang melintasi perkampungan warga sengaja dirancang agar para siswa dapat melihat langsung realitas kehidupan masyarakat sekitar secara dekat.

“Agar mereka melihat langsung kondisi sosial masyarakat, sehingga tumbuh rasa kepedulian dalam hati mereka dan benar-benar memupuk rasa kepedulian sosial,” jelasnya.

Senada dengan Ketua Yayasan, Guru Pembimbing YKPA Ad-Da’wah, Iyan Maulana Hidayat, mengapresiasi tinggi antusiasme para siswa selama penjelajahan. Menurutnya, rute keliling kampung ini juga berfungsi sebagai sarana sosialisasi lembaga kepada masyarakat.

“Luar biasa, penuh motivasi. Anak-anak bersemangat dan ini bisa menjadi salah satu daya dukung motivasi mereka untuk terus giat dalam belajar dan kegiatan sosial. Sekalian sebagai bentuk sosialisasi di tengah masyarakat tentang keberadaan lembaga kita, sekaligus mengajak anak-anak mengenal lingkungan sekitarnya sejak dini,” ungkap Iyan Maulana Hidayat.

Baca Juga  260 Makam di Sukabumi Dibongkar, Terdampak Proyek Tol Bocimi Seksi 3

Rangkaian kegiatan dilanjutkan pada malam harinya dengan gelaran api unggun. Khusus bagi siswa kelas atas, mereka akan menginap satu malam (mabit) di masjid untuk memperkuat pilar keagamaan dan pembentukan karakter Islami.

“Anak-anak kelas atas akan mabit di masjid untuk menanamkan rasa tauhid, keimanan, dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kami mohon doa restunya agar seluruh kegiatan ini berjalan lancar,” pungkas KH Nurdin AR.

Reporter: Suhendi Soex

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *