SUKABUMISATU.com – Sebuah rumah milik warga di Kampung Wangun, Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi, rusak setelah disambar petir pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Cuaca ekstrem disertai hujan deras dan kilatan petir menjadi pemicu insiden yang mengejutkan warga sekitar.
Rumah milik Ahmad Ripa’i, yang dihuni satu kepala keluarga, terkena sambaran tepat pada bagian dinding rumah. Sejumlah isi rumah juga ikut terdampak. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun penghuni rumah sempat mengalami kepanikan saat sambaran petir terjadi hanya beberapa meter dari tempat mereka berada.
“Warga sempat mendengar suara ledakan keras. Setelah dicek, ternyata rumah Pak Ahmad terkena petir dan beberapa bagian dindingnya rusak,” ujar salah satu perangkat desa yang ikut melakukan asesmen.
Setelah kejadian, P2BK Kecamatan Parakansalak, bersama Pemerintah Desa Bojonglongok, Tagana, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Satpol PP, langsung turun ke lokasi untuk melakukan pendataan kerusakan serta memastikan keamanan warga. Kondisi di lokasi saat itu masih diguyur hujan.
P2BK Kecamatan Parakansalak Jujun Junaedi menyebutkan bahwa pemilik rumah saat ini membutuhkan bantuan material dasar, termasuk perlengkapan dapur yang ikut rusak akibat sambaran. Sementara untuk nilai kerugian material, pihak berwenang masih melakukan perhitungan lebih lanjut.
Hujan deras yang terus turun selama beberapa hari terakhir membuat wilayah Kecamatan Parakansalak masuk pada kategori rawan bencana hidrometeorologi. Pihak BPBD Kabupaten Sukabumi mengimbau warga agar lebih waspada, terutama saat terjadi hujan disertai petir.
“Musim hujan sudah mulai disertai cuaca ekstrem. Kami minta masyarakat berhati-hati, matikan perangkat elektronik saat petir, dan hindari aktivitas di area terbuka,” pesan P2BK Kecamatan Parakansalak Jujun.
Kejadian ini kembali menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja, dan kewaspadaan menjadi benteng pertama bagi keselamatan warga. (Mawaldi)
